Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kades Labulia Loteng Pastikan KPM Tak Jual Beras Bantuan Bappenas

Rury Anjas Andita • Sabtu, 29 April 2023 | 18:00 WIB
SEMRINGAH: Seorang ibu penerima manfaat terlihat bahagia mendapat beras bantuan pangan 2023 dari Bappenas yang dibagikan melalui kantor desa di Desa Labulia, Kecamatan Jonggat, Loteng, Jumat (28/4). (Dewi/Lombok Post)
SEMRINGAH: Seorang ibu penerima manfaat terlihat bahagia mendapat beras bantuan pangan 2023 dari Bappenas yang dibagikan melalui kantor desa di Desa Labulia, Kecamatan Jonggat, Loteng, Jumat (28/4). (Dewi/Lombok Post)
PRAYA-Kepala Desa Labulia Mahjad memastikan, 2.074 keluarga penerima manfaat (KPM) di wilayahnya tidak akan menjual bantuan beras Bantuan Pangan 2023 yang disalurkan Bappenas melalui Bulog.

"Saya rasa, masyarakat untuk menjual (bantuan beras, red) tidaklah mungkin karena sangat dibutuhkan. Apalagi bertepatan dengan penampahan karena besok (hari ini) Lebaran Topat," ucapnya saat ditemui koran ini, Jumat (28/4).

Mahjad menuturkan, pihak desa sudah menyampaikan kepada seluruh KPM bahwa bantuan beras yang diberikan pemerintah pusat akan diberikan selama tiga bulan dengan total 30 kilogram (kg). Tahap awal, KPM mendapatkan beras sebesar 10 kg. "Informasinya akan diberikan selama tiga bulan, sekarang untuk bulan Maret," imbuhnya.

Ia menuturkan, untuk Desa Labulia mendapat bantuan beras sebanyak 20 ton. Telah diterima pihak desa pada hari Kamis (27/4) lalu pukul 14.00 Wita. Dilanjutkan dengan pembagian kepada sebagian KPM. Agar tak terjadi penumpukan pengambilan bantuan beras, pihak desa membagi jadwal tiga dusun per hari.

"Total ada sembilan dusun yang dapat bantuan, kita bagi tiga dusun per hari. Kemarin (Kamis, red) Dusun Batu Tinggang, Dusun Sulin dan Dusun Tomber. Hari Jumat pagi, Dusun Sebelek, Dusun Embung Duduk dan Dusun Tandek. Siang setelah solat Jumatan, Dusun Olor Agung, Dusun Enjak dan Dusun Labulia," paparnya.

Dalam penyaluran beras ini, diakui berlangsung aman dan lancar. Untuk mendapatkan beras, KPM hanya menyerahkan fotokopi KTP dan kartu keluarga. Mahjad juga memastikan, kualitas beras yang diperoleh masyarakat sudah cukup bagus.

"Sudah saya cek, alhamdulillah tidak ada kutu-kutu, baguslah karena ini jenis premium," tandasnya.

Maesarah dan Raihanah warga Dusun Sebelek mengaku, sangat bersyukur mendapat bantuan beras dari pemerintah pusat. Mereka juga sepakat tidak akan menjual beras tersebut lantaran untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari dan sebagai bahan membuat ketupat. "Tidak dijual, buat makan sama bikin topat besok (hari ini)," tukas mereka bersamaan.

Sebelumnya, Plt Dinas Sosial (Dinsos) Loteng Lalu Wiraningsun mengatakan, sebanyak 146.903 KPM di Loteng menerima bantuan beras dari penyaluran  cadangan beras pemerintah (CBP) untuk bantuan pangan 2023. Pembagian beras ini dalam rangka menekan laju inflasi pada sebelum dan sesudah Lebaran.

"Bantuan beras ini dari pusat, program Bappenas yang disalurkan Bulog," katanya. (ewi/r5) Editor : Rury Anjas Andita
#KPM #Bansos #Beras #Bappenas