BKSDA Tangkap Buaya Muara Sepanjang 4 Meter di Sungai Tarung Arung Loteng

Rury Anjas Andita • Dipublikasikan Minggu, 7 Mei 2023 | 12:47 WIB
BIKIN RESAH: Buaya muara berukuran empat meter berhasil ditangkap di sungai Tarung Arung, Desa Bangkat Parak, Kecamatan Pujut, Loteng, Minggu (7/5). (Sertu Ahmad Arifin for Lombok Post)
BIKIN RESAH: Buaya muara berukuran empat meter berhasil ditangkap di sungai Tarung Arung, Desa Bangkat Parak, Kecamatan Pujut, Loteng, Minggu (7/5). (Sertu Ahmad Arifin for Lombok Post)
PRAYA-Warga sekitar sungai Tarung Arung, Desa Bangkat Parak, Kecamatan Pujut, Loteng kini bisa bernapas lega. Buaya muara sepanjang empat meter berhasil ditangkap yang sebelumnya kerap meresahkan warga.

Babinsa Desa Bangket Parak Sertu Ahmad Arifin yang dikonfirmasi mengatakan, dia turun ke lokasi dan turut melakukan penangkapan bersama BKSDA NTB. Penangkapan dilakukan berkat kerja sama dengan BKSDA Bali serta masyarakat.

"Penangkapan buaya ini kami lakukan bersama warga setempat sekitar Sabtu (6/5) malam pukul 19.00 Wita dan akhirnya berhasil diamankan Minggu (7/5) pagi," ujar Arifin, Minggu (7/5).

Menurut dia, kemunculan buaya yang sempat menghebohkan warga Desa Bangkat Parak tersebut dulu sempat viral dan menjadi ancaman. Karena kemunculannya tidak terduga. Kerap terjadi setahun sekali pada saat musim hujan dan sempat pada tahun 2016 buaya tersebut juga muncul di tempat yang sama.

"Namun pada saat kemunculannya waktu itu kami sebagai babinsa bersama pemerintah desa setempat melakukkan berbagai upaya pemasangan himbauan di sepanjang kali Tarung Arung untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.

Namun keresahan tersebut kembali muncul hingga harus dilakukan penangkapan karena buaya tersebut sempat dikabarkan memakan korban jiwa. Hingga akhirnya pemerintah Desa Bangkat Parak bersama babinsa bekerjasama dan berkoordinasi dengan BKSDA NTB dan Bali, guna melakukkan penangkapan dan mengevakuasi buaya tersebut ke tempat penangkaran di Kota Mataram, NTB.

"Minggu sekitar pukul 10.00 Wita buaya yang di tangkap di evakuasi oleh tim BKSDA ke pusat konservasi di Mataram, NTB," beber Arifin.

Arifin berharap, semoga tidak ada lagi buaya-buaya lain yang muncul di sungai Tarung Arung sehingga keresahan dan ketakutan warga akan buaya tidak berlarut larut. (ewi/r5) Editor : Rury Anjas Andita
BKSDA sungai Tarung Arung Loteng buaya muara