Koordinator Lapangan M Zaini dalam orasinya menyampaikan, apa yang menjadi hak para guru madrasah disalahgunakan jajaran Kemenag Loteng. Guru-guru madrasah menuntut hak pembayaran sertifikasi, sementara persyaratan untuk mendapat pembayaran sudah dilengkapi sejak enam bulan lalu.
Massa juga menuntut pihak Kemenag Loteng menemui mereka di depan gedung, "Masihkah ada hati nurani kalian? Ada apa ini tidak mau menemui massa, kami juga pertanyakan akun-akun guru kami di akun Simpatika," ucapnya saat orasi.
Dari pantauan Lombok Post, hingga berita ini diturunkan pihak Kemenag Loteng belum ada respons atas aksi damai tersebut. (ewi/r10) Editor : Baiq Farida