"Yang terbaru ini lebih memudahkan masyarakat agar lolos ujian praktik SIM C," kata Kapolres Loteng AKBP Iwan Hidayat pada wartawan di lokasi praktik ujian SIM C Satlantas Polres Loteng, Senin (7/8).
Ia menuturkan, untuk mekanisme pembuatan SIM hingga materi ujian masih sama seperti sebelumnya. Yang berubah hanya trek ujian praktik. Dimana sebelumnya trek berpola angka 8 menjadi trek dengan pola S. Selain itu, treknya lebih lebar, yakni 2,5 meter dari sebelumnya satu meter. Satlantas Polres Loteng pun sudah membuat treknya.
"Untuk materi ujian meliputi 4 stage, stage 1 lurus, stage dua putar arah atau u-turn, stage 3 huruf S, dan stage terakhir rem menghindar," terangnya.
Diakuinya, perubahan sistem ujian SIM ini serentak diterapkan pada 468 Satpas. Mengingat trek terbaru lebih realistis dengan kondisi jalanan raya secara umum. "Karena metode delapan dinilai cukup menyulitkan," tambah Iwan.
Iwan berharap, dengan perubahan trek ujian praktik ini dapat meningkatkan permohonan masyarakat dalam pengajuan SIM C baru. Mengingat rerata permohonan baru dan perpanjangan SIM C berkisar 80 pemohon. "Kita harapkan ini meningkat," katanya. (ewi/r10) Editor : Administrator