LombokPost-Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) menjadi tuan rumah gelaran liga voli nasional. Yang berlokasi di GOR Poltekpar Lombok pada tanggal 8-15 Oktober. Diperkirakan akan sebanyak 50 klub dengan total jumlah atlet dan official sekitar 1.500 orang akan.
”Kegiatan ini berlangsung sepekan,” ucap Sekda Loteng Lalu Firman Wijaya, Minggu (17/9).
Artinya, estimasi jumlah penonton sekitar 1.300 hingga 1.500 per hari memberikan peluang ekonomi luar biasa. Terutama bagi pelaku UMKM, sehingga mereka akan mendapat perhatian khusus terkait tempat mereka berjuaan.
Ia menjelaskan, tidak hanya penonton, atlet dan official yang akan berbelanja di sekitar kedua GOR tersebut. Belum lagi nanti jasa akomodasi transportasi, logistik dan sebagainya akan terus bergerak setiap hari.
”Rapat sudah dilakukan Senin pekan lalu untuk memastikan kesiapan akomodasi transportasi, venue, hingga lapak UMKM. Alhamdulillah kesiapan kami sudah sangat baik terutama untuk venue semuanya sudah siap. Venue yang kita gunakan adalah GOR Poltekpar Lombok,” jelas Firman.
Mengenai penginapan, lanjut dia, untuk penginapan atlet merupakan hak dari masing-masing klub yang mencari namun pihaknya tentunya telah menyiapkan di sekitar Praya, Loteng. Jika nantinya, hotel tersebut tidak memenuhi maka para atlet akan menggunakan rumah-rumah warga yang representatif untuk menginap.
”Kami berharap event liga voli bisa menjadi tuan rumah yang baik dan pemerintah pusat dapat mendukung penuh kegiatan ini,” pungkasnya.
Direktur Utama Poltekpar Lombok Herry Rachmat Widjaja menambahkan, pihaknya berkomitmen turut menyukseskan gelaran voli tingkat nasional tersebut. Selain menyiapkan venue lokasi, juga menyediakan akomodasi penginapan.
”Tapi untuk (penginapan, red) terbatas kita siapkan kamar di De Balen Soultan Hotel, karena sebagian kamar sudah diminta untuk event MotoGP,” singkatnya. (ewi/r11)
Editor : Akbar Sirinawa