LOMBOKPOST-Pemkab Lombok Tengah (Loteng) menggelar aksi donor darah dalam rangka memperingati HUT KORPRI. Sayangnya, dari target yang ditentukan 50 pendonor, hanya 30 pendonor yang bersedia menyumbangkan darah mereka.
"Rupanya kurang sosialisasi saja, jadi tidak sampai," ungkap Asisten II Setda Loteng Lendek Jayadi usai mendonor, kemarin (24/11).
Padahal setiap harinya kebutuhan darah kian meningkat, namun stok darah yang ada kerap tidak mencukupi di Bank Darah. "Satu orang saja bisa membutuhkan 3-10 kantong darah," timpalnya.
Guna memenuhi stok darah ini, kata Lendek, Palang Merah Indonesia (PMI) juga kerap datang berinisiatif mengingatkan para pendonor. Selain menyiapkan pelayanan donor darah di unit transfusi darah (UTD).
"Rentan waktu untuk mendonor sekitar dua bulan," tukas Lendek. (ewi)
Editor : Redaksi Lombok Post