LombokPost-Bentrok terjadi antarwarga dari Desa Ketara dan Desa Segala Anyar, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah (Loteng), Jumat (8/12).
Bentrokan diduga dipicu penangkapan terduga pelaku pencurian lampu papan reklame di Bypass BIL-Mandalika, Kamis (7/12) dini hari.
Kapolres Loteng AKBP Iwan Hidayat mengatakan, salah seorang warga dari Desa Ketara hendak mencuri lampu reklame yang ada di Bypass BIL-Mandalika.
Aksinya yang terpergok warga setempat, membuat warga menghakimi pelaku dengan cara dipukul.
Terduga pelaku pun sudah dievakuasi dan diamankan.
"Namun (pasca kejadian, red) warga Ketara tidak terima sehingga terjadi perkelahian antarwarga desa ini," katanya pada wartawan di lokasi, Jumat (8/12).
Setelah menurunkan pasukan, diakui, lokasi di antara dua desa tersebut mulai kondusif. Dengan melakukan penyekatan di masing-masing titik. Dari bentrokan itu mengakibatkan dua orang warga dari Dusun Kadek, Desa Segala Anyar terkena senjata tajam.
"Kami imbau kepada warga dua desa ini untuk menyerahkan sepenuhnya pada Polres Loteng, untuk upaya hukum lebih lanjut. Jangan melakukan tindakan-tindakan yang membuat kedua belah pihak merugi nantinya," tegasnya.
Aksi bentrokan ini membuat Wakil Bupati (Wabup) Loteng HM Nursiah turun memantau situasi kedua desa. Dengan menghadirkan sejumlah tokoh masyarakat setempat dan kepala desa masing-masing untuk tindak lanjut dari aksi bentrokan.
"Tetap utamakan kekeluargaan dulu dalam selesaikan persoalan ini," katanya.
Apa pun pemicu dari aksi bentrokan, kata Nursiah, untuk fokus lebih dulu menyelesaikan masalah hubungan keluarga atau kemasyarakatan antar kedua desa.
"Kita amankan dulu, damaikan aksi bentrokan ini. (Soal pemicu, red) menjadi kewenangan kepolisian," pungkas Nursiah.
Perlu diketahui, Kamis (7/12) sekitar pukul 01.30 Wita tim opsnal Satreskrim Polres Loteng bersama satu peleton dalmas dan Polsek Pujut berhasil mengevakuasi terduga pelaku pencurian dari amukan massa yang berjumlah sekitar 70 orang.
Mereka sempat menghalangi evakuasi terduga pelaku. Dan saat evakuasi pun, masyarakat sempat ingin menghakimi terduga pelaku.
Masyarakat melempari terduga pelaku dengan kayu dan batu, sehingga terduga mengalami luka-luka dan langsung di bawa ke RSUD Praya.
Adapun terduga pelaku berinisial LAW merupakan warga Desa Ketara, Kecamatan Pujut dan saat ini terduga pelaku sudah diamankan di Satreskrim Polres Loteng guna dimintai keterangan lebih lanjut. (ewi)
Editor : Marthadi