Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Malam Anugerah Jurnalis Lombok Tengah: Bentuk Harmonisasi Jurnalis dengan Pemda

Lestari Dewi • Senin, 29 Januari 2024 | 22:37 WIB
Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri (paling tengah) bersama para nominator berfoto bersama usai menerima penghargaan dalam Malam Anugerah Jurnalis Lombok Tengah di Ballroom kantor bupati, Sabtu (27/1).
Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri (paling tengah) bersama para nominator berfoto bersama usai menerima penghargaan dalam Malam Anugerah Jurnalis Lombok Tengah di Ballroom kantor bupati, Sabtu (27/1).

LombokPost-Malam puncak anugerah jurnalis Lombok Tengah (Loteng) yang berlangsung di ballroom lantai 5 kantor bupati setempat berlangsung meriah.

Beberapa figur yang dinilai mampu berdedikasi membangun masyarakat, nusa dan bangsa diberikan penghargaan oleh Persatuan Wartawan Lombok Tengah (PWLT). 

Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri mengatakan, penghargaan ini merupakan bentuk jalinan harmonisasi, kolaborasi, dan sinergitas antara pemerintah daerah dan wartawan.

Ia berharap peran wartawan bisa lebih aktif lagi dalam memajukan Gumi Tatas Tuhu Trasna melalui tulisan yang disajikan ke publik.

“Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada rekan-rekan PWLT yang sudah memberikan penghargaan pada momentum hari jadi ini. Semoga harmonisasi ini bisa terus terjalin baik ke depannya,” ucapnya, Sabtu (27/1).

Ketua PWLT Munakir menyampaikan, anugerah jurnalis ini merupakan kegiatan perdana dalam rangkaian perayaan HUT PWLT ke-8.

Menurutnya, anugerah jurnalis itu terinspirasi dari Tastura Award yang pernah dilaksanakan Pemda Loteng sebelumnya.

Sebagai bentuk apresiasi kepada figur yang telah berkontribusi maksimal dalam mendukung pembangunan daerah.

“Sejauh ini PWLT sudah lama berkecimpung di dunia jurnalistik. Jadi kami bersepakat untuk membuat penghargaan serupa. Penghargaan ini bentuk ucapan terima kasih kami kepada figur yang telah mensupport kami dalam tugas jurnalistik,” kata Munakir.

Ia menyampaikan, selama 8 tahun menjalankan profesi jurnalistik, tentu ada beberapa kekurangan.

Sehingga ia menekankan kepada semua pihak untuk terus memberikan saran dan kritikan.

Hal ini sebagai bentuk support terhadap PWLT maupun organisasi kewartawanan lainnya dalam memaksimalkan tugas di lapangan.

“Kami berharap di usia yang kedelapan tahun ini menjadi moment kebersamaan dalam mengawal pembangunan di Loteng ke depannya. Jika kami salah, mohon dibenarkan dan jika kami menyimpang, mohon untuk diluruskan,” tegasnya.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian hari jadi PWLT ke-8 dengan tema “Satukan rasa dan asa dalam 8 tahun PWLT berkarya”.

Hadir pada kesempatan itu, Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri, Wakil Bupati HM. Nursiah, Sekda Loteng Lalu Firman Wijaya, Kepala OPD dari lingkup Pemda Loteng, unsur forkopimda, serta perwakilan organisasi kewartawanan FWLT, KJLT dan Formen.

Adapun beberapa figur yang mendapatkan penghargaan pada malam puncak anugerah jurnalis tersebut di antaranya, Serka Kuwurudin dan Bripka Ilham Wahyu masuk sebagai kategori babinsa dan bhabinkamtibmas berdedikasi.

Kepala Bapperinda, Dirut PDAM Tirta Ardhia Rinjani dan Tulus Angen Community (TAC) kategori insan inovatif dan peduli lingkungan.

Selanjutnya sekertaris DPRD Loteng, Kepala BKAD dan Staf Prokopim Setda kategori friendly pers.

Kepala Diskominfo dan Kepala Desa Semparu masuk sebagai kategori mitra dalam keterbukaan informasi, Sekertaris DPRD Loteng kategori kepala OPD terfavorit, serta penghargaan kepada Pemda Loteng sebagai kategori pemerintah peduli pers.

Tidak hanya itu, HUT PWLT juga dirangkaikan dengan lomba mewarnai tingkat TK/Paud dan lomba fashion show tingkat SD. (ewi)

Editor : Marthadi
#anugerah jurnalistik #Lombok Tengah