Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gandeng Wartawan Loteng, ITDC Bersih-bersih Pantai KEK Mandalika

Lestari Dewi • Selasa, 13 Februari 2024 | 13:10 WIB
Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri (dua kiri) turut serta menanam pohon di pesisir Kuta Beach Park dalam kegiatan Penghijauan dan Pembersihan Pantai, Sabtu (10/2).
Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri (dua kiri) turut serta menanam pohon di pesisir Kuta Beach Park dalam kegiatan Penghijauan dan Pembersihan Pantai, Sabtu (10/2).

LombokPost--PT Pengembangan Pariwisata Indonesia/ Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) berkolaborasi dengan Persatuan Wartawan Lombok Tengah (PWLT) mengadakan kegiatan penghijauan dan beach clean up/pembersihan pantai di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika pada Sabtu (10/2). 

Kegiatan ini dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan dan mewujudkan sustainable tourism.

Kolaborasi ini melibatkan sejumlah pihak diantaranya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah (Loteng), Perumdam Tirta Ardhia Rinjani Loteng, Lembaga Konservasi Portir Indonesia, dan Duta Lingkungan Lombok Tengah.
 
Penanaman sebanyak 100 pohon yang terdiri dari 47 pohon mahoni, 28 pohon sawo kecik, dan 25 pohon waru dilakukan di area timur The Mandalika.  
 
Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri memberikan apresiasi, atas kolaborasi yang dilakukan antara PWLT, ITDC, PDAM dan Pemkab Loteng serta komunitas pecinta lingkungan.
Baca Juga: Caleg Perindo di Mataram yang Tersangkut Kasus Tipilu Dituntut Hukuman Lima Bulan Penjara
 
Kegiatan ini telah memberikan dampak positif bagi keberlanjutan ekosistem pariwisata yang bersih, hijau dan berkelanjutan. Serta menjadi bagian dari kampanye lingkungan yang pesannya sampai kepada masyarakat luas.
 
"Kegiatan ini memberikan pesan kepada kita untuk terus tiada henti dalam menjaga alam kita terutama di daerah pariwisata. Dimana sebelumnya para wartawan dan Pemda melaksanakan di wilayah utara kini di kawasan Mandalika," katanya. 
 
Kegiatan penghijauan dan pembersihan pantau merupakan bagian dari program Integrated Sustainable Tourism yang telah dimulai sejak Desember 2023 oleh ITDC, dalam mendukung penerapan pariwisata berkelanjutan.
Baca Juga: Kembali Sentuh All Time High, Kapitalisasi Pasar BBRI Tembus Rp 913 Triliun
 
Program ini diharapkan dapat memiliki dampak positif dalam mengurangi polusi udara, memperbaiki kualitas tanah, serta menciptakan habitat yang lebih baik bagi flora dan fauna.
 
"Dengan mengintegrasikan konsep green tourism dalam setiap aspek pengelolaan kawasan wisata, kami mendukung dan mengajak stakeholders dan masyarakat sekitar, untuk berkontribusi aktif dan positif dalam memastikan kelestarian lingkungan, agar tetap terjaga dan berkelanjutan," kata General Manager The Mandalika Molin Duwanno.
 
ITDC sangat mengapresiasi inisiatif PWLT untuk memberikan awareness terkait sustainable tourism di KEK Mandalika. Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dan perhatian stakeholders yang turut menjaga KEK Mandalika agar tetap bersih dan hijau.
 
Menurutnya, ITDC terbuka untuk seluruh stakeholders yang ingin berkontribusi untuk kemajuan The Mandalika, termasuk pemerintah, lembaga non-profit, perusahaan, dan masyarakat lokal, untuk menciptakan destinasi pariwisata yang berkelanjutan secara ekologis dan sosial.
 
"Dengan terus memperkuat kolaborasi, KEK Mandalika dapat menjadi teladan bahwa pariwisata yang sukses, berpijak pada prinsip-prinsip keberlanjutan dan keseimbangan dengan alam," tutup Molin.
Baca Juga: Kembali Sentuh All Time High, Kapitalisasi Pasar BBRI Tembus Rp 913 Triliun
 
Sementara itu, Ketua PWLT Munakir menerangkan, kegiatan ini adalah wujud komitmen jurnalis di Gumi Tatas Tuhu Trasna untuk mendukung pengembangan KEK Mandalika.
 
Dukungan ini tak hanya lewat tulisan, tapi juga melalui aksi seperti penanaman pohon dan pembersihan pantai. Setiap individu dapat berperan aktif dalam menjaga lingkungan, meskipun tindakan kecil, jika dilakukan bersama-sama akan berdampak besar.
 
"Sebab, The Mandalika adalah milik bersama, mendukung pengembangan di sini adalah kewajiban bersama yang akan mempengaruhi masa depan generasi mendatang. Dengan menanam kebaikan sekarang, kita akan menuai hasil yang baik di masa yang akan datang," ucapnya.
 
Senada, Ketua Lembaga Konservasi Portir Indonesia Maya Soeripto mengatakan, pihaknya tidak hanya berpartisipasi dalam proses awal penanaman, tetapi juga berkomitmen untuk terus mengawasi pertumbuhan tanaman tersebut di masa yang akan datang.
 
"Dengan memantau pertumbuhan tanaman secara berkelanjutan, kami tidak hanya memastikan kesuksesan inisiatif penghijauan saat ini, tetapi juga memperhatikan dampak jangka panjangnya terhadap ekosistem lokal dan lingkungan secara keseluruhan," tukasnya. (ewi) 
 
Editor : Kimda Farida
#Perumdam #Pemkab Loteng #Bupati Loteng #ITDC #Lalu Pathul Bahri