Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sambut Bau Nyale, Jembatan Pantai Seger Loteng Akan Direnovasi

Lestari Dewi • Rabu, 21 Februari 2024 | 18:54 WIB

SEGERA DIPERBAIKI: Pengunjung lokal melintasi jembatan Pantai Seger usai menangkap Nyale pada event tahun lalu.
SEGERA DIPERBAIKI: Pengunjung lokal melintasi jembatan Pantai Seger usai menangkap Nyale pada event tahun lalu.
LombokPost-Menjelang event budaya Bau Nyale, pemerintah daerah (pemda) Lombok Tengah (Loteng) berencana merenovasi jembatan penghubung Pantai Seger.

Mengingat pantai ini menjadi lokasi digelarnya event tahunan Bau Nyale. Serta menjadi salah satu ikon pantai selatan dengan pasir nan putih.

Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri mengatakan, rencana perbaikan jembatan masih dalam tahap pertimbangan sebab perlu menghitung kebutuhan anggaran.

“Walau tidak ada masalah soal anggaran karena ini untuk kepentingan masyarakat juga,” ucapnya pada wartawan, Senin (19/2)

Namun perbaikan ini, kata dia, perlu disinergikan dengan ITDC sebagai pengelola kawasan.

Mengingat nantinya di Pantai Seger akan menjadi lokasi tumpah ruah masyarakat Gumi Tatas Tuhu Trasna menangkap nyale.

“Insyaallah kita akan coba diskusikan dan sinergikan bersama ITDC,” imbuh politisi Gerindra ini.

Terpisah, Direktur Operasi ITDC Troy Warokka menyambut baik rencana perbaikan jembatan yang ada di Pantai Seger, Kuta, Mandalika.

Namun, pihaknya belum melakukan pertemuan dengan Pemkab Loteng terkait dengan rencana perbaikan.

Sebagai langkah awal, pihaknya baru mendapatkan informasi jika pihak Dinas PUPR Loteng sedang melakukan observasi.

“Itu sedang diobservasi oleh tim teknis Dinas PUPR, masih dicek dulu,” ucapnya.

Troy menyebut, ITDC masih menunggu bagaimana hasil kajian teknis dari tim. Guna mengeluarkan rekomendasi, apakah akan dibangun jembatan permanen atau tidak itu tergantung hasil kajian.

“Jadi kami sekarang menunggu saja, kalau memang desainnya akan permanen ya kita tunggu, kita belum berani bertindak kalau belum ada rekomendasi dari Dinas PUPR, kalau sudah turun kita tunggu hasilnya,” jelasnya.

Komitmen ITDC sebagai bagian dari BUMN, sambung Troy, tentu memiliki kewajiban juga untuk mendukung dan mensukseskan kegiatan Bau Nyale sebagai salah satu event tahunan. Apalagi event ini sudah dikenal oleh banyak wisatawan asing.

“Nanti dukungannya seperti apa, kita akan diskusikan bersama tim the Mandalika dan pemerintah daerah. Pastinya kita tetap mendukung itu,” tandas Troy. (ewi)

Editor : Kimda Farida
#Lombok Tengah #Bau Nyale #pantai seger #ITDC