LombokPost-Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) kecipratan menjadi lokasi delapan venue cabang olahraga (cabor) pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Dalam gelaran olahraga empat tahunan tersebut, Provinsi NTB dan NTT telah ditetapkan menjadi tuan rumah.
Lokasi venue yang akan digunakan salah satunya voli di Gelanggang Olahraga (GOR) Lapangan Bundar Praya.
“Kita berencana mengusulkan pada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI untuk merevitalisasi lapangan,” ucap Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri, di sela-sela Musrenbang RKPD Kecamatan Praya, Selasa (5/3).
Bupati menekankan hal ini sudah harus ikut dipikirkan untuk keberlanjutan PON 2028.
Terlebih akan hadir belasan ribu peserta dari penjuru Indonesia.
“Ini sudah harus mulai dipikirkan karena banyak mata akan melihat gelaran PON di NTB, khususnya Lombok Tengah,” tegas politisi Gerindra ini.
Kepala Badan Perencanaan, Inovasi dan Riset Daerah (Bapperida) Loteng Lalu Wiranata mengatakan, dalam Musrenbang RKPD ini diharapkan pemimpin daerah di tahun 2025 dapat melanjutkan rencana tersebut.
“Entah siapa yang menang Pilkada nanti harus mengacu RPJMD Teknokratik 2025-2029, selama empat tahun kita sudah siapkan venue PON. Ada di GOR Kuta, Lancing dan akses jalan sudah dirancang disana,” bebernya.
Miq Wir menuturkan, dari delapan venue ini tidak semua dianggarkan melalui daerah karena ada pula pemerintah pusat yang turun tangan.
Namun dipastikan daerah harus bisa menyiapkan akses jalan menuju venue.
“Berapa anggaran dari daerah nanti kita sampaikan setelah musrenbang kabupaten, tuntaskan kecamatan dulu,” tandas Miq Wir. (ewi)
Editor : Kimda Farida