Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Terima Rekomendasi Gerindra, Pathul-Nursiah Lanjut di Pilkada Loteng

Lestari Dewi • Kamis, 18 Juli 2024 | 17:10 WIB
LANJUT MAIQ MERES: Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani (paling tengah) berfoto bersama paket pasangan calon kepala daerah yang akan berkompetisi pada Pilkada Serentak. (Dewi/LP)
LANJUT MAIQ MERES: Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani (paling tengah) berfoto bersama paket pasangan calon kepala daerah yang akan berkompetisi pada Pilkada Serentak. (Dewi/LP)

LombokPost-Petahana Lalu Pathul Bahri dan HM Nursiah kembali maju bersama pada Pilkada Lombok Tengah (Loteng) 2024.

Pasangan yang dikenal jargon Maiq-Meres ini akan melakukan deklarasi dalam waktu dekat.

Rencana deklarasi tersebut menindaklanjuti keluarnya surat tugas dan rekomendasi dari DPP Partai Gerindra kepada Pathul-Bahri.

Dokumen penting tersebut diserahkan langsung Sekjen DPP Gerindra Ahmad Muzani, Rabu (17/7).

Diberikan juga kepada calon kepala daerah untuk tingkat Provinsi NTB dan 6 kabupaten lain di NTB.

Kepada calon kepala daerah, diminta untuk berkoordinasi hingga level pimpinan ranting Partai Gerindra. Mereka juga diminta melengkapi partai koalisi untuk memenuhi syarat 20 persen kursi DPRD. Jika syarat-syarat yang disertakan tidak mampu dipenuhi, DPP Gerindra akan melakukan evaluasi.

Wakil Bupati Loteng HM Nursiah menuturkan, dirinya ikut menghadiri dan menerima surat rekomendasi yang diberikan tersebut.

Meski telah mengantongi surat rekomendasi dari Partai NasDem dan Gerindra, pihaknya tetap akan berkoordinasi dengan partai politik (parpol) lainnya. Guna memenuhi persyaratan yang tertuang dalam rekomendasi. 

”InsyaAllah segera kami penuhi dan segera pula paket Pathul-Nursiah ini deklarasi. Tunggu saja," ucap Nursiah pada wartawan usai kegiatan, Rabu (17/7). 

Sinyal rekomendasi partai Golongan Karya (Golkar) akan dikantongi Nursiah pun tampak kuat. Pantauan Lombok Post, dalam kegiatan konsolidasi partai Gerindra tampak hadir Ketua DPD I Partai Golkar Mohan Roliskana.

”Ini artinya kan (menjalankan rekomendasi, red) untuk berkoordinasi dan berbicara teknis yang pada akhirnya menjadi dokumen B1KWK,” terang mantan Sekda Loteng itu. 

Saat ini partai berlambang pohon beringin masih melakukan survei. Setelah itu baru menentukan akan ke mana arah rekomendasi Partai Golkar. ”Masih berproses dengan mekanisme tiga kali survei, kita tunggu saja," imbuhnya. 

Untuk diketahui, surat tugas untuk Pilgub NTB jatuh pada pasangan Lalu Muhammad Iqbal-Indah Dhamayanti Putri.

Meski sebelumnya, Bupati Loteng sekaligus Ketua DPD Gerindra NTB Lalu Pathul Bahri optimis DPP Gerindra akan mengutus dirinya untuk bertarung dalam Pilgub NTB.

”Satu sisi keputusan harus kita ambil karena banyak juga tokoh-tokoh yang mendaftar. Kalau kita tidak ambil, maka Gerindra tidak akan punya calonnya. Keputusan ini mesti kita ambil meskipun pahit," ungkapnya. 

Lantas bagaimana upaya partai memenangkan pasangan paket Iqbal-Dinda? Diakui, kerja politik yang akan dilakukan dengan memerintahkan seluruh kecamatan se-NTB, untuk bekerja maksimal.

Kemudian seribu lebih jumlah desa/kelurahan harus dikonsolidasikan dan tersinkronisasi dengan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) sebanyak 8.362.

”Dengan jumlah penduduk yang wajib pilih sebanyak 3 juta lebih terkonsolidasi dengan baik agar mengibarkan bendera partai Gerindra di NTB, dengan memenangkan Lalu Iqbal dan Umi Dinda menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2024-2029," jelasnya. 

Sementara itu, Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani menyampaikan, tak menampik nama Pathul Bahri digadang-gadang menjadi calon gubernur dengan segala prestasinya.

Namun, Prabowo Subianto merasa apa yang dicapai Pathul Bahri mesti dituntaskan di Gumi Tatas Tuhu Trasna. 

”Manis ketika apa yang kita harapkan didukung, pahit ketika yang kita harapkan tidak tercapai. Namun kunci di partai politik adalah sabar dan konsisten," sebutnya. "Ketika Ketua sudah ambil keputusan, dia (Pathul Bahri, red) tidak meninggalkan partai, sami'na wa atho'na," tambah Muzani. (ewi/r11)

Editor : Kimda Farida
#Loteng #Pilkada