Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pilkada Loteng : PKS Prediksi Ada Peluang Pathul-Nursiah Pecah Kongsi

Galih Mega Putra S • Minggu, 28 Juli 2024 | 08:20 WIB
IKHTIAR MAJU: Achmad Puaddi (kanan) berfoto bersama Suhaili FT (tengah) dan Bupati Loteng Lalu Pathul bahri (kiri) beberapa waktu. (Dewi/Lombok Post)
IKHTIAR MAJU: Achmad Puaddi (kanan) berfoto bersama Suhaili FT (tengah) dan Bupati Loteng Lalu Pathul bahri (kiri) beberapa waktu. (Dewi/Lombok Post)

LombokPost-Anggota DPRD NTB Achmad Puaddi bakal menjadi penantang serius untuk Pilkada Lombok Tengah (Loteng).

”InsyaAllah saya maju. Sekarang masih ikhtiarkan untuk dukungan parpol,” kata Puaddi pada Lombok Post, Jumat (26/7).

Keseriusan Puaddi bukan pepesan kosong. Politisi Golkar ini memiliki modal politik yang tak kalah mentereng dengan petahana, Lalu Pathul Bahri-M Nursiah, yang diprediksi akan kembali maju bersama untuk periode kedua.

Puaddi sejauh ini telah mengantongi surat tugas dari Partai Amanat Nasional (PAN). Dukungan partai politik diyakininya akan menebal.

Menyusul Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrat, Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Gelora, dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Adapun untuk Partai Golkar, Puaddi tetap optimis memperoleh surat rekomendasi. Adik kandung mantan Bupati Loteng Moh Suhaili FT ini pun tak gentar harus bersaing dengan M Nursiah, yang juga merupakan Ketua DPD II Golkar Loteng.

Ia menerangkan, dalam waktu dekat ini PKS akan memberikan surat rekomendasi Pilkada Loteng.

Hanya saja, ia belum mengetahui apakah rekomendasi tersebut hanya terdapat namanya atau satu paket dengan pasangan calon wakil bupati.

Seperti Gde Sakti, Ahmad Yani, hingga Ruslan Turmudzi.

”InsyaAllah doakan yang terbaik, bisa Puaddi-Sakti, Puaddi-Yani atau Puaddi-Ruslan,” imbuh Ketua Komisi IV DPRD NTB ini.

Soal petahana yang kembali maju untuk periode kedua, Puaddi memastikan dirinya sudah siap untuk bertarung. Meski modal politik petahana nyaris sempurna. Kata Puaddi, dalam ikhtiarnya di Pilkada Loteng dirinya terus berjuang yang didasari tekad yang kuat karena ingin mengabdikan diri untuk Gumi Tastura.

Menjadi pelayan masyarakat dan bersama-sama ke arah lebih maju serta sejahtera.

Sebagai salah satu kandidat bakal calon bupati yang ikut berkontestasi, Puaddi ingin agar demokrasi di Loteng berjalan baik.

Masyarakat memiliki hak untuk memilih dan dipilih. Jangan sampai pesta demokrasi justru diisi dengan kotak kosong, menunjukan demokrasi tidak berjalan dengan baik.

”Agar masyarakat kita juga punya pilihan untuk memilih pemimpinnya. Jangan membuat masyarakat terpaksa memilih pemimpin. Semoga Allah meridai jalan ini,” harap anggota DPRD NTB dapil Loteng itu.

Terpisah, politisi senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Supli mengatakan, nama Ahmad Puaddi masuk dari tujuh nama yang sedang digodok PKS.

”Iya ada, ini juga sedang kita selesaikan termasuk (mempersiapkan) siapa yang menjadi pasangan Pak Puaddi. Tunggu saja,” tukas Supli.

Menghadapi Pilkada Loteng, sebutnya, PKS memprediksi masih ada peluang pecah kongsi petahana lantaran belum mengantongi formulir B1-KWK dari parpol sebagai syarat utama mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

”Belum tentu juga (lanjut petahana), saya kok rada-rada mereka tidak berpasangan. Karena ini masih satu bulan, masih ada waktu (kocok ulang), kan belum tentu juga Pathul-Nursiah,” imbuh Ketua Komisi 1 DPRD Loteng itu.

Mengenai tujuh orang calon kepala daerah termasuk dua orang kader partai yang sedang digodok ini, PKS tidak mau sembrono memunculkan nama-nama yang siap melawan petahana. Sebab, PKS menolak adanya kotak kosong di Pilkada. Serta diyakini akan menjadi tidak menarik jika Pathul-Nursiah melawan kotak kosong.

“Lebih indah jika kita nanti berkompetisi,” sebutnya. (ewi/r11)

Editor : Redaksi Lombok Post
#Loteng #Pilkada