Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ada Potongan Harga Rp 5.000, Warga Praya Serbu Pasar Murah

Kimda Farida • Sabtu, 14 September 2024 | 10:28 WIB
DIBURU WARGA: Masyarakat kota Praya menukarkan kupon beras, gula pasir dan minyak goreng pada kegiatan Pasar Murah Sembako di halaman kantor Camat Praya, Jumat (13/9). (Dewi/Lombok Post)
DIBURU WARGA: Masyarakat kota Praya menukarkan kupon beras, gula pasir dan minyak goreng pada kegiatan Pasar Murah Sembako di halaman kantor Camat Praya, Jumat (13/9). (Dewi/Lombok Post)

LombokPost--Menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad, Pemda Lombok Tengah (Loteng) menggelar pasar murah.

Antusias masyarakat cukup tinggi untuk mendapatkan komoditas sembako berupa beras, gula, tepung tapioka dan minyak goreng. Terlebih ada potongan harga sebesar Rp 5 ribu per item.

”Alhamdulillah sejak pagi setelah dibuka Wakil Bupati Loteng, antusiasme masyarakat membeli sembako murah sangat tinggi,” ucap Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Loteng Raden Roro Mulyaningsih pada wartawan di halaman kantor Camat Praya, Jumat (13/9).

Dalam kegiatan pasar murah ini, dinas menyiapkan beras sebanyak empat ton, minyak goreng sebanyak 500 liter, gula pasir sebanyak 500 kilogram (Kg) dan tepung tapioka 200 Kg.

Untuk memperoleh sembako murah, pemda membagikan dua kupon per item kepada warga ber-KTP khusus Kecamatan Praya.

Dengan potongan harga ini, maka harga beras merek SPHP yang semula Rp 55 ribu per kemasan 5 Kg menjadi Rp 50 ribu per kemasan.

Sedangkan beras jenis premium, yang semula harga Rp 60 ribu per kemasan menjadi Rp 55 ribu per kemasan.

Kemudian, minyak goreng merek Fitri ukuran satu liter yang semula Rp 18 ribu menjadi Rp 13 ribu.

Pun harga gula pasir, dari harga Rp 18 ribu menjadi Rp 13 ribu per Kg.

Sementara harga tepung tapioka, yang semula Rp 12 ribu menjadi Rp Rp 7 ribu per Kg.

“Setelah di Kecamatan Praya, pekan depan jadwal Kecamatan Kopang,” sebutnya.

Kepala Bidang Perindustrian Disperindag Loteng Baiq Yuliana Safriana mengatakan, pada kegiatan pasar murah dibarengi dengan memperkenalkan produk tepung tapioka yang diproduksi pabrik tapioka di Dusun Pancor Dao, Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang.

”Tiga hari lalu kita produksi satu ton singkong menjadi tepung tapioka sebanyak 25 Kg, jadi masih fresh karena bahan baku dibeli di Kecamatan Jonggat,” terangnya.

Selain memperkenalkan di pasar murah, pihaknya juga getol promosi ke pelaku UMKM mengingat daerah memiliki produk lokal yang harganya jauh lebih murah dan kualitas tidak jauh berbeda dengan merek ternama.

“Apalagi ini satu-satunya diproduksi di NTB, harga tepung tapioka Rp 12 ribu per Kg dengan berbagai ukuran kemasan. Harga ini lebih murah Rp 2 ribu dari merek lain,” papar Yuli akrab disapa. (ewi/r11)

 

 

Editor : Kimda Farida
#disperindag loteng #Pasar Murah