Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dandim 1620/Loteng Ingatkan Anggota Jangan Pakai Kendaraan TNI untuk Kampanye

Lestari Dewi • Rabu, 18 September 2024 | 13:07 WIB
SIAPKAN PASUKAN: Komandan Kodim 1620/Loteng Letkol Kav Andi Yusuf Kertanegara siapkan anggota untuk persiapan Pilkada Serentak 2024 di halaman Markas Kodim 1620/Loteng, Selasa (17/9)
SIAPKAN PASUKAN: Komandan Kodim 1620/Loteng Letkol Kav Andi Yusuf Kertanegara siapkan anggota untuk persiapan Pilkada Serentak 2024 di halaman Markas Kodim 1620/Loteng, Selasa (17/9)

LombokPost--Komandan Kodim 1620/Loteng Letkol Kav Andi Yusuf Kertanegara mengingatkan prajurit TNI untuk netral menjelang dan saat pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.

Serta melarang fasilitas kendaraan TNI digunakan untuk aktivitas kampanye.

”Personel maupun materil dan fasilitas dinas yang kita gunakan dilarang untuk dilibatkan dalam kegiatan politik," tegasnya usai memimpin langsung apel gelar pasukan di lapangan Markas Kodim 1620/Loteng, Selasa (17/9). 

Sebab itu, Andi berpesan agar anggota berhati-hati apabila dalam pengamanan kegiatan kampanye pilkada.

Misal, kendaraan roda dua maupun roda empat jangan sampai dipinjamkan pada pihak tertentu.

Guna menghindari hal-hal yang tidak inginkan, seperti contoh adanya atribut politik yang ditempelkan di kendaraan. 

Lebih lanjut, untuk menghadapi Pilkada serentak 2024, Kodim 1620/Loteng menggelar apel gabungan dengan seluruh jajaran.

Kegiatan ini bertujuan menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, baik menjelang maupun saat pelaksanaan masa pilkada di Gumi Tatas Tuhu Trasna.

Andi menekankan, bahwa apel ini adalah bentuk kesiapan diri secara penuh baik personel maupun materil dalam menjaga ketertiban dan keamanan selama proses Pilkada.

"Mulai dari kelengkapan fasilitas kita, seperti alat Pasukan Huru Hara (PHH) kendaraan dinas untuk mobilisasi personel dan kesiapan kekuatan personel kita," terangnya. 

Andi juga mengingatkan, kepada seluruh personel terkait netralitas TNI harus dipegang teguh dan tidak memihak atau mendukung pasangan calon, baik itu pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur maupun Bupati dan Wakil Bupati yang berkontestasi di pilkada ini. 

"Dan kita tidak boleh menyuarakan kepada orang lain baik itu kepada saudara maupun keluarga untuk mendukung Paslon baik secara suara maupun kegiatan," tambahnya.

Baca Juga: Simak Kisah Indah Putri, Ibu Rumah Tangga Jadi Kreator Affiliate Sukses Raup Penghasilan Tambahan lewat TikTok

Dalam apel pengamanan pilkada ini, Kodim 1620/Loteng menerjunkan 2 SSK (Satuan Setingkat Kompi) pasukan, baik itu pasukan huru hara maupun pasukan bermotor.

"Diharapkan, melalui persiapan yang matang ini, pelaksanaan pilkada serentak dapat berjalan dengan aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan tenang tanpa gangguan," tutup dia. 

Terpisah, Wakil Bupati Loteng HM Nursiah menekankan agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) menjaga dan junjung tinggi netralitas pada Pilkada Serentak 2024.

"Tetap junjung netralitas ASN," pesannya. (ewi/r11/r8) 

Editor : Kimda Farida
#netralitas tni #Dandim 1620/Loteng