Berbagai cara dilakukan untuk memperkuat promosi kuliner khas Lombok di NTB. Salah satunya dengan MyLombok Street Food Festival yang hadir di Bazaar Mandalika, Kuta, Lombok Tengah (Loteng). Berikut ulasannya.
MENTARI mulai menghilang di bawah garis cakrawala di sebelah barat. Membuat langit berwarna kemerahan. Memikat mata siapa saja yang memandang.
Lampu-lampu hias berwarna kuning kemudian dinyalakan. Menemani ratusan pengunjung yang bercengkerama di area Bazaar Mandalika, The Mandalika, Loteng.
Mereka datang untuk menghadiri MyLombok Street Food Festival yang di inisiasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC). Bekerja sama dengan MyLombok Magazine, kegiatan ini digelar 25-28 Desember.
Hari pertama MyLombok Street Food Festival menghadirkan 75 pelaku UMKM yang terbagi dalam beberapa kategori. Mencakup makanan tradisional khas Lombok, hidangan modern dengan sentuhan lokal, minuman segar dan kekinian, serta produk ramah lingkungan.
Selain itu, terdapat juga kategori khusus untuk jajanan kaki lima yang menghadirkan cita rasa khas nusantara. Ini membuat pengunjung leluasa menemukan kuliner favorit mereka, mulai dari ayam taliwang hingga aneka minuman segar.
Persiapan berjalan lancar dan ketika pintu festival dibuka pada sore hari ini, pengunjung langsung memadati area dengan penuh antusias. Acara pembukaan diawali dengan pertunjukan Gendang Beleq oleh para siswa SDN Lantan. Setelah itu, penampilan tarian tradisional membuka panggung utama diikuti penampilan DJ Orient yang menambah semarak suasana.
Sementara itu, bergeser pada area anak-anak, terdapat sejumlah aktivitas kreatif seperti workshop melukis dan membuat tembikar. Di sudut lain, seniman jalanan menampilkan aksi fire show yang memukau, membuat suasana malam di Bazaar Mandalika semakin hidup dan berwarna.
Tidak hanya soal hiburan dan kuliner, acara ini juga menekankan pentingnya kesadaran lingkungan. Seluruh tenant diwajibkan menggunakan kemasan ramah lingkungan seperti kantong kertas dan peralatan makan berbahan kayu. Selain itu, seluruh transaksi dilakukan secara non-tunai melalui sistem mesin EDC untuk memastikan transparansi dan kenyamanan selama festival berlangsung.
PGS General Manager The Mandalika Wahyu M Nugroho mengatakan, MyLombok Street Food Festival tidak hanya bertujuan untuk mempromosikan kuliner lokal, tetapi juga menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk unggulan mereka kepada wisatawan di The Mandalika.
”Ini bukti nyata dari semangat kolaborasi dan kreativitas yang ingin dihadirkan ITDC bersama MyLombok Magazine. Antusiasme pengunjung pada hari pertama begitu tinggi, dengan banyak keluarga, wisatawan lokal, dan mancanegara yang memadati area festival,” terangnya pada Koran ini.
Sebagai puncak dari rangkaian kegiatan penutup tahun, sambungnya, pada 31 Desember akan digelar Mandiri Festival Mandalika Seru di Kuta Beach Park (KBP) yang siap menghadirkan pengalaman tak terlupakan bagi setiap pengunjung.
”Kami mengajak masyarakat untuk hadir pada tanggal 31 Desember 2024 di Kuta Beach Park (KBP), untuk menikmati berbagai pertunjukan spesial, termasuk penampilan Wika Salim. Bersama ITDC, mari kita rayakan malam pergantian tahun dengan penuh kebahagiaan dan kenangan tak terlupakan,” tutup Wahyu. (Lestari Dewi/r11)
Editor : Akbar Sirinawa