Lombok Post-Gerakan menanam pohon memiliki tujuan untuk melestarikan lingkungan serta membawa banyak manfaat untuk kehidupan manusia.
Seperti yang dilakukan para wartawan Lombok Tengah dengan menanam seribu pohon di kawasan wisata Selong Belanak, Kecamatan Praya Barat.
----------------
HUJAN deras mengguyur Dusun Rujak Tengak, Desa Selong Belanak beberapa hari lalu.
Membuat jalan desa yang masih berupa tanah dan bebatuan itu pun becek.
Air menggenang. Lumpur pun menempel pada ban kendaraan bermotor saat melintas.
Dusun yang berjarak dua kilometer dari Pantai Wisata Selong Belanak itu menjadi lokasi gerakan menanam pohon yang dilakukan para wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Lombok Tengah (FWLT).
Menggandeng investor lokal PT Mitra Alam, gerakan ini diharapkan dapat menjaga kualitas kesehatan lingkungan kawasan wisata setempat.
Selain untuk pencegahan banjir, pohon juga sebagai paru-paru dunia karena dapat menyerap berbagai macam polusi dan menjadikan udara menjadi bersih.
Sehingga kegiatan penanaman pohon ini sangat penting dalam mendukung kelestarian lingkungan untuk kemajuan pariwisata yang berkelanjutan.
Direktur Mitra Alam NTB Lalu Fathurrahman mengatakan, untuk menjaga lingkungan dari bencana alam seperti longsor dan banjir, harus dilakukan gerakan penanaman pohon atau penghijauan agar Desa Selong Belanak yang menjadi tujuan wisatawan ini tetap hijau.
“Ini salah satu upaya untuk mendukung pengembangan pariwisata,” katanya.
Dia berharap agar masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan tidak membuang sampah plastik ke saluran irigasi apalagi sungai.
Sehingga tidak terjadi banjir dan merusak lingkungan. Kalau wilayah ini aman dan hijau, wisatawan yang datang pun akan banyak.
“Investor yang berinvestasi itu bisa memberikan manfaat positif bagi masyarakat dan pemerintah daerah,” ucap dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Loteng Lalu Rinjani mengapresiasi atas kegiatan penghijauan tersebut dalam rangka melestarikan lingkungan.
“Lingkungan ini harus dijaga bersama, agar tidak terjadi bencana alam,” katanya.
Fokus program pemerintah saat ini adalah ketahanan pangan.
Pada peringatan Hari Desa Nasional belum lama ini telah dicanangkan dengan penanaman satu juta pohon.
“Kegiatan ini selaras dengan program pemerintah gerakan satu juta pohon, terlihat kecil atau sepele namun ini membawa dampak sangat besar,” sebut dia.
Ketua FWLT Ahmad Said mengatakan, kegiatan ini merupakan program rutin dalam rangka mendukung kelestarian lingkungan, sehingga masyarakat tidak terdampak banjir atau bencana lainnya.
“Mari jaga bersama alam ini untuk kemajuan bersama dan pengembangan pariwisata di Selong Belanak,” tutup wartawan senior ini. (*)
Editor : Kimda Farida