LombokPost--Anggota DPRD Lombok Tengah (Loteng) menjalani reses dewan untuk menyerap aspirasi masyarakat.
Sebagian besar masyarakat menuntut adanya perbaikan jalan raya, saluran irigasi, hingga perbaikan gedung sekolah.
“Pak jalanan kami rusak, irigasi pertanian di sini buruk, sekolah kami juga rusak,” ungkap anggota DPRD Loteng Ahmad Syamsul Hadi menirukan suara masyarakat, pada Lombok Post ini, Minggu (16/2).
Mendengar keluhan masyarakat ini, pihaknya akan mengusulkan kepada pemerintah daerah (pemda) Loteng agar memiliki skala prioritas.
Soal jalan misalnya, jalan rusak dan belum terurus disebabkan masih banyak jalan-jalan desa belum naik kelas menjadi jalan kabupaten dan ini masih stagnan.
Bila masuk skala prioritas, ia menyarankan, pemda memperbaiki jalan-jalan perbatasan pada Loteng bagian selatan, timur, dan utara.
“Saat monitoring pemekaran desa, saya keliling dan melihat pembangunan infrastruktur jalan di sana masih kurang,” cetus anggota Komisi I DPRD Loteng ini.
Selanjutnya, pada saluran irigasi tersier dan primer pada kawasan pertanian untuk diperbaiki.
Pascahujan lebat, sebagian besar area persawahan tergenang dan airnya meluap hingga masuk ke rumah masyarakat.
“Termasuk kondisi gedung sekolah baik yang di baawah naungan Kemenag maupun Dinas Pendidikan Loteng. Ini harus diperhatikan, tumbuh kembang anak-anak akan baik jika kondisi sekolah juga baik,” terang ketua DPC Partai Nasional Demokrat (NasDem) Loteng ini.
Khusus Fraksi Nasdem DPRD Loteng pada enam daerah pemilihan (dapil), setiap reses akan memasukkan hasil reses dalam dokumen laporan internal.
Sehingga ketika menjalani reses dewan pada masa sidang kedua ini secara umum telah terlihat.
“Nanti kita laporkan saat sidang paripurna, kemudian eksekutif dan legislatif duduk bersama membahas persoalan ini,” imbuh dewan dapil Praya-Praya Tengah ini. (ewi/r6)
Editor : Kimda Farida