Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Abdul Qaedir Jaelani Kembangkan Kerajinan Anyaman, Ekspansi Keenam Negara, Omzet Puluhan Juta Rupiah

Lestari Dewi • Jumat, 28 Februari 2025 | 14:25 WIB
: Sejumlah ibu-ibu antusias membuat kerajinan anyaman bambu yang dibuat di area showroom CV Purnama, Praya, Loteng, Kamis (27/2).
: Sejumlah ibu-ibu antusias membuat kerajinan anyaman bambu yang dibuat di area showroom CV Purnama, Praya, Loteng, Kamis (27/2).

Walau menjadi penerus, ternyata tidak mudah untuk mempertahankan dan mengembangkan kerajinan anyaman  yang didirikan orang tua.

Abdul Qaedir Jaelani pun bertekad dan membuktikan hal itu, dengan berekspansi keenam negara. Berikut ulasannya. 

--------

LANGIT biru terang, berangsur-angsur diselimuti awan yang menebal. Pertanda tak lama lagi hujan akan segera tiba di Gumi Tatas Tuhu Trasna.

Sebab itu, ribuan hasil kerajinan anyaman sengaja tak dikeluarkan seluruhnya oleh Abdul Qaedir Jaelani.

Hanya beberapa contoh produk yang sedang dikerjakan para pekerja yang didominasi emak-emak. 

Abdul Qaedir Jaelani adalah penerus dari CV Purnama yang berlokasi di Praya, Lombok Tengah (Loteng).

Salah satu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang fokus pada home decor dan wall decor dengan kerajinan anyaman atau ulatan.

Didirikan ayahnya M Zaenuri Hamka bersama sang ibu Muliani.

Sebagai generasi penerus yang turut mengembangkan bisnis keluarga, Abdul akrab disapa, menegaskan keberhasilan ekspansi bisnis CV Purnama tidak terlepas dari dukungan InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) yang telah memberikan pendampingan sejak 2019.

Sejak itu pula, UMKM ini mendapat bantuan dari ITDC melalui program Pendanaan Usaha Menengah dan Kecil (UMK) dan kemudian dilanjutkan dengan beberapa pembinaan serta pelatihan.

Seperti pelatihan pembuatan website, digital marketing, Sarinah Pandu dan juga akses ke Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).

"Menurut saya, ITDC berperan besar dalam pengembangan usaha, mulai dari pembinaan, pendanaan, hingga membuka akses pasar," ungkap Abdul pada Koran ini, Kamis (27/2). 

"Berkat dukungan ini, kami bisa aktif berpartisipasi dalam berbagai event di The Mandalika yang memperluas eksposur produk," sambungnya.

Ia menuturkan, sebagai generasi muda pada perkembangan teknologi saat ini sudah sepatutnya menggali informasi dan kedekatan bersama perusahaan-perusahaan yang bergelut dalam program pembinaan dan pengembangan UMKM.

"ITDC juga memberikan ruang bagi kami untuk tampil di berbagai event bergengsi di The Mandalika, yang sangat membantu dalam mempromosikan produk ke pasar yang lebih luas," ujarnya.

Abdul membeberkan, CV Purnama kini mencatat pertumbuhan omzet sebesar 60 persen year-on-year (YoY), meningkat dari rata-rata Rp 50 juta per bulan pada periode Januari 2024 menjadi Rp 80 juta pada Januari 2025.

"Hasil produksi kerajinan ini sudah diperluas ke pasar ekspor keenam negara yaitu Malaysia, Kuwait, Australia, Amerika Serikat, Jerman, dan Prancis," kata Abdul.

Tidak itu saja, selain berhasil memperluas pasar, CV Purnama juga telah meraih berbagai penghargaan bergengsi yang menegaskan kualitas serta inovasi produknya.

Pada 2024, CV Purnama dianugerahi Juara II Kriya Award Dekranasda NTB untuk kategori Serat Alam berkat produk anyaman/ulatan.

Prestasi ini melanjutkan kesuksesan sebelumnya, di mana pada 2023, CV Purnama meraih Juara I Dekranasda Tingkat Provinsi NTB untuk kategori home decor hasil karya M. Zaenuri Hamka.

Selain itu, produk tudung saji buatan sang ibu Muliani juga berhasil masuk dalam 30 besar lomba tingkat nasional, semakin mengukuhkan reputasi CV Purnama di industri kerajinan berbasis kearifan lokal.

Terpisah, Corporate Secretary Group Head ITDC Million Sekarsari yang dikonfirmasi mengtakan, pencapaian ini menunjukkan keberhasilan program pembinaan ITDC dalam memberdayakan UMKM lokal. 

"Kami bangga melihat perkembangan CV Purnama yang semakin maju. Kami tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga membuka akses pasar domestik dan internasional, mendorong UMKM seperti CV Purnama untuk naik kelas," singkatnya.

Dengan inovasi berkelanjutan dan komitmen pada produk berkualitas tinggi, ia berharap CV Purnama terus berkomitmen untuk menghadirkan produk-produk berkualitas tinggi dengan nilai sustainability.

"Sehingga menjadi inspirasi bagi UMKM lainnya di NTB untuk terus berkembang di pasar global," tutup dia. (lestari dewi) 

 

Editor : Kimda Farida
#go internasional #Lombok Tengah #anyaman #ITDC #kerajinan #Praya