Lombok Post-Dinas Kesehatan (Dikes) Lombok Tengah (Loteng) memastikan kejadian lima siswa sekolah dasar yang keracunan usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Repok Tunjang, Desa Taman Indah di Kecamatan Pringgarata diakibatkan tercemar bakteri elcoli.
Ini berdasarkan hasil cek laboratorium dinas terhadap uji sampel makanan. Dimana infeksi Escherichia coli biasanya terjadi karena mengonsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi. Seperti daging mentah atau setengah matang, susu mentah atau sayuran mentah.
“Dari hasil pemeriksaan laboratorium, bahwa makanan MBG yang dikonsumsi lima siswa itu akibat bakteri E. coli kalau tidak salah dari menu telur,” ucap Kepala Dikes Loteng dr Suardi pada wartawan, Rabu (7/5).
Dikatakan bakteri ini akan berbahaya jika melebihi ambang batas bisa menyebabkan keracunan. Dinas juga sudah mengecek dapur MBG setempat, namun terkontaminasinya makanan dan minuman diakibatkan kurang bersihnya penyedia paket makanan ini.
“Personal higienitas harus ditegakkan, artinya penyedia makanan harus memastikan dirinya bersih. Saat bertugas selalu mencuci tangan dan dipastikan bersih bebas kuman. Sehingga perlu dilakukan pengawasan makanan,” terangnya.
Sejauh ini, dinas baru memberikan teguran. Meski demikian, ia mengingatkan agar penyedia makanan utamakan kebersihan lokasi memasak. Begitu juga bahan makanan, kebersihan diri si pemasak dan pengemasan serta lainnya.
“Kita akan turun rutin pengecekan dapur-dapur MBG ini,” cetus Suardi.
Sebelumnya, sebanyak lima siswa SDN Repok Tunjang, Desa Taman Indah, Kecamatan Pringgarata dilarikan ke puskesmas terdekat. Mereka diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG pada Rabu (23/4) lalu. Kondisi para korban telah membaik usai mendapat perawatan medis dari Puskesmas setempat. (ewi/R6)
Editor : Siti Aeny Maryam