Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Korban Berjatuhan, Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak Praya-Mujur Lombok Tengah

Umar Wirahadi • Kamis, 22 Mei 2025 | 10:51 WIB
GOTONG ROYONG: Warga bergotong rotong memperbaiki Jalan Raya Praya-Mujur, Lombok Tengah, yang rusak berat, Rabu malam (21/5).
GOTONG ROYONG: Warga bergotong rotong memperbaiki Jalan Raya Praya-Mujur, Lombok Tengah, yang rusak berat, Rabu malam (21/5).

LombokPost – Jalan Raya Praya-Mujur di Desa Batunyala, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah (Loteng), rusak berat. Permukaan jalan berlubang dan bergelombang.

Kondisi itu kerap menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Mirisnya, tidak sedikit korban yang meninggal dunia.  

Rabu malam (21/5), belasan warga berinisiatif gotong royong memperbaiki jalan itu. Mereka membawa peralatan seadanya dari rumah masing-masing. Seperti linggis, cangkul dan sekop. Bidang permukaan jalan yang rusak dan bergelombang digali. Bekas galian lalu diratakan dengan kayu dan batu. 

"Di sini sering kecelakaan tunggal. Pengendara jatuh karena menabrak jalan bergelombang," kata Hardi, salah seorang warga yang ikut gotong royong. 

Kecelakaan paling sering terjadi pada malam hari. Sebab pengendara tidak bisa melihat dengan jelas permukaan jalan yang rusak. Apalagi di lokasi itu minim lampu penerang. Sehingga jalan menjadi gelap. 

Terakhir kali kecelakaan tunggal terjadi Senin malam (19/5). Seorang pengendara motor terjatuh setelah motor Honda Vario yang dikendarainya menabrak gundukan jalan bergelombang. "Korban patah tulang. Di bawa ke RSUD Praya," tutur Hardi. 

Diketahui, Jalan Raya Praya-Mujur berstatus jalan provinsi. Terakhir kali jalan diperbaiki sekitar pertengahan Maret lalu. Namun perbaikan tidak dilakukan secara total.

Pekerja hanya menutup bagian yang rusak dengan hot mix. Setelah dilintasi truk bertonase tinggi jalan kembali hancur. "Kalau mau serius, harusnya yang rusak ini digali sampai dalam kemudian dipadatkan dengan alat berat," ujar Syamsul Hadi, warga lainnya.

Meski berstatus jalan provinsi, warga Desa Batunyala berharap seharusnya Dinas PUPR Lombok Tengah juga turun tangan. Sebab daerah itu masuk Kabupaten Loteng. Apalagi jarak lokasi dengan Kota Praya sebagai ibu kota Kabupaten Lombok Tengah cukup dekat. "Jalan hancur lebur begini masak dibiarkan rusak terus. Mana tanggung jawab pemerintah," tegas Hadi. (mar)

Editor : Jelo Sangaji
#Lombok Tengah #jalan rusak #Lombok