Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gelar Musrenbang Tematik, Lombok Tengah Siapkan Pelayanan Kesehatan Berkelanjutan

Lestari Dewi • Rabu, 11 Juni 2025 | 18:07 WIB

MUSRENBANG KESEHATAN: Wakil Bupati Lombok Tengah HM Nursiah (podium) membuka kegiatan Musrenbang Tematik Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah di ballroom kantor bupati, Selasa (10/6).
MUSRENBANG KESEHATAN: Wakil Bupati Lombok Tengah HM Nursiah (podium) membuka kegiatan Musrenbang Tematik Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah di ballroom kantor bupati, Selasa (10/6).

LombokPost - Pemerintah kabupaten (pemkab) Lombok Tengah (Loteng) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Mursrenbang) Tematik Kesehatan.

Musrenbang ini bertujuan untuk memperkuat pelayanan kesehatan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Kegiatan ini untuk meningkatakan pelayanan kesehatan dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Serta mengukur kapasitas kesehatan di Lombok Tengah,” ucap Wakil Bupati Lombok Tengah HM Nursiah di sela pembukaan musrenbang di kantor bupati, Selasa (10/6).

Baca Juga: Bupati Lombok Tengah Hubungi Keluarga Jamaah Haji yang Meninggal Dunia dari Tanah Suci

Wabup menekankan, musrenbang diharapkan mendapatkan ide dan gagasan dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan yang sebelumnya telah dilakukan evaluasi di RSUD Praya beberapa waktu lalu.

“Artinya program yang dihasilkan nanti harus bisa meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat,” kata mantan Sekda Loteng ini.

Politisi Golkar ini menjabarkan, beberapa fasilitas kesehatan terus ditingkatkan di Gumi Tatas Tuhu Trasna. Baik itu pembangunan puskesmas pada 12 kecamatan. Dimana dari 29 puskesmas yang ada masih menyisakan lima puskesmas belum prototipe.

Baca Juga: Gubernur Nusa Tenggara Barat Serahkan Tiga Ekor Sapi Kurban Presiden ke Lombok Tengah

Kemudian, alat-alat kesehatan (alkes) di RSUD Praya juga ditingkatkan agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal.

“Fasilitas kesehatannya cukup memadai, tinggal dikelola dengan baik,” ujar wabup.

Selain itu, kesiapan sumber daya manusia (SDM) dari ketersediaan tenaga medis di Loteng cukup banyak. Namun penting diperhatikan untuk ditingkatkan kualitas dalam mengarahkan mereka untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.

“Alkes dan tenaga medis terus ditingkatkan di Lombok Tengah,” tegas wabup.

Wabup menyebut, dalam musrenbang tematik kesehatan ini juga membahas berbagai program dalam percepatan penurunan angka stunting. Di mana kasus stunting ada di bawah 10 persen di Loteng.

Wabup tegaskan, percepatan penurunan stunting merupakan tanggung jawab semua pihak. Sehingga seluruh puskesmas diberikan target untuk mempercepat penurunan stunting guna mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Dalam menjaga kesehatan ini membutuhkan gerakan bersama, termasuk pola hidup dan menjaga kebersihan lingkungan,” ujar wabup.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Loteng Lalu Wiranata menyebutkan, salah satu arah kebijakan pembangunan kesehatan berdasarkam visi Masmirah adalah meningkatkan kualitas SDM.

“Untuk meningkatkan kualitas SDM ini maka perlu diawali dengan peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan,” kata Miq Wir sapaannya.

Baca Juga: Lombok Tengah Bentuk 154 Unit Koperasi Merah Putih

Adapun arah kebijakan pembangunan kesehatan, sambungnya, seperti meningkatkan kesadaran, kemauan serta kemampuan masyarakat dalam perilaku hidup bersih dan sehat.

Kemudian, pengarusutamaan gerakan masyarakat hidup sehat, seratis persen Open Defecation Free (ODF), penguatan lima pilar sanitasi total berbasis masyarakat (STBM).

“Meningkatkan upaya kesehatan masyarakat secara promotive dan preventif, pencegahan dan pengendalian penyakit serta masalah kesehatan akibat perubahan iklim, hingga pemenuhan sapras yang mendukung pola hidup sehat termasuk ruang terbuka hijau,” kata dia.**

Editor : Pujo Nugroho
#Lombok Tengah #musrenbang #wakil bupati #Kesehatan #Bapperida