Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pulau Lombok jadi Pilihan Emil Audero dan Kevin Diks Tempat Berlibur

Lestari Dewi • Sabtu, 14 Juni 2025 | 13:21 WIB
Penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero Mulyadi (Paling tengah) menggendong sang anak saat berfoto bersama jajaran PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Lombok usai tiba di bandara.
Penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero Mulyadi (Paling tengah) menggendong sang anak saat berfoto bersama jajaran PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Lombok usai tiba di bandara.

LombokPoat-Usai berlaga melawan Jepang, pemain tim nasional (timnas) Indonesia Emil Audero Mulyadi dan Kevin Diks tiba di Lombok pada Kamis (12/6) lalu. Mereka datang ke Lombok Tengah untuk berlibur dan berkumpul bersama keluarga tercinta.

Keduanya tiba di Bandara Internasional Zainuddin Madjid (BIZAM) dengan waktu yang berbeda. Emil Audero Mulyadi tiba di bandara pada pukul 11.00 Wita. Sedangkan Kevin Diks tiba pada pukul 14.30 Wita.

Kedatangan punggawa timnas Indonesia Emil Audero Mulyadi dijemput langsung oleh ayahnya Edi Mulyadi. Edi Mulyadi didampingi istri Emil Audero, Federica Boccardo dan anaknya Niccolo.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandara Lombok Stephanus Millyas Wardana membenarkan, dia dan sejumlah pejabat Bandara Lombok juga ikut mengantarkan Emil Audero dan Kevin Diks hingga naik ke mobil.

Pihak Bandara Lombok juga sempat meminta testimoni tentang Bandara Lombok dan berfoto bersama kedua pemain. Sayangnya, pihak bandara tidak banyak berinteraksi dengan Emil Audero maupun Kevin Diks.

“Mereka kesini untuk keperluan beristirahat setelah perjalanan panjang dari Jepang. Kita respect juga kegiatan personalnya selama di Lombok,” kata Millyas pada Lombok Post, Jumat (13/6).

Diketahui, dalam video testimoni itu Kevin Diks mengaku, sangat bahagia bisa kembali ke Lombok. 

“Bandara ini bagus, sebagian berada di dalam ruangan, dan saya selalu senang kembali ke sini,” jelas Kevin Diks.

Sementara Emil Audero, saat tiba di bandara mengagumi keindahan Bandara Lombok sehingga sangat senang berada di Praya.

“Keluarga saya berada di Praya dan saya banyak menghabiskan waktu disini. Disini sangat bagus dan terima kasih banyak atas sambutan hangatnya,” jelas Emil Audero.

Kedatangan Emil Audero ke Lombok pernah dibocorkan Edi Mulyadi.

Usai timnas Indonesia bertanding melawan Jepang, Emil Audero akan menyempatkan waktu berlibur ke kampung halaman di Gumi Tatas Tuhu Trasna.

“Setelah bermain di Jakarta, lalu ke Jepang paling tidak tanggal 12 Juni, setelah itu break ada sedikit masa liburan yang akan dihabiskan di Lombok. Habis liburan dengan keluarga, Emil lanjut ke Como,” katanya.

Benar saja, setelah kekalahan itu, Emil Audero pun kembali ke Lombok untuk bertemu keluarganya, dia tidak sendiri.

Ia ditemani pemain timnas lainnya, Kevin Diks. Diketahui, keluarga dari istri Kevin Diks memiliki restoran di kawasan Selong Belanak.

Menanggapi hasil pertandingan melawan Jepang hingga akhirnya Emil Audero butuh waktu untuk berlibur, diakui Edi, kekalahan timnas memang menyisakan kekecewaan.

Tetapi harus tetap dilihat sisi positifnya.

GM PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Lombok Stephanus Millyas Wardana (kanan) mendampingi kedatangan Kevin Diks pemain timnas Indonesia setibanya di Lombok, Kamis (13/6) lalu.
GM PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Lombok Stephanus Millyas Wardana (kanan) mendampingi kedatangan Kevin Diks pemain timnas Indonesia setibanya di Lombok, Kamis (13/6) lalu.

“Kekecewaan ini bisa dijadikan pelajaran, dijadikan lecutan, dijadikan cambuk untuk lebih keras, karena bagaimanapun sepak bola itu permainan tim,” kata pria asli Praya ini.

Edi mengatakan dari pertandingan yang berakhir 6-0 itu atas kemenangan Jepang maka timnas Indoensia perlu meningkatkan kerjasama tim. 

Dia juga meminta masyarakat Indonesia khususnya NTB untuk tetap memberikan dukungan kepada squad Garuda.

Ayah dengan dua orang anak ini menceritakan, setelah kekalahan dalam laga tersebut, dia langsung menghubungi anaknya Emil Audero.

Emil pun membalas pesan tersebut dengan mengucapkan terima kasih kepada ayahnya yang terus mendukung dirinya menjadi pemain sepak bola. 

“Saya hubungi lewat chat, kami tetap bangga, kamu (Emil) telah menunjukkan bagaimana kamu bermain dengan hati, dengan sungguh-sungguh dan itu yang membuat kami bangga,” tutup anak ketujuh dari delapan bersaudara itu. *

Editor : Kimda Farida
#Kevin Diks #Timnas Indonesia #emil audero #Lombok #berlibur