Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Masjid Agung Praya Lombok Tengah Dapat Hibah Rp 50 Miliar di 2026

Lestari Dewi • Rabu, 9 Juli 2025 | 14:44 WIB
DIBANGUN MEGAH: Puluhan jamaah saat berada di dalam Masjid Praya, Lombok Tengah, Minggu (6/7) lalu.
DIBANGUN MEGAH: Puluhan jamaah saat berada di dalam Masjid Praya, Lombok Tengah, Minggu (6/7) lalu.

LombokPost-Pemkab Lombok Tengah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 50 miliar untuk menuntaskan pembangunan Masjid Agung Praya. Anggaran dialokasikan tahun depan dalam bentuk hibah kepada Yayasan Masjid Agung Praya.

“Sudah lebih dari 40 tahun Masjid Agung ini dibangun, namun tidak kunjung tuntas. Jadi kita bersepakat mengalokasikan anggaran untuk menyelesaikan pembangunannya,” kata Bupati Lombok Tengah H Lalu Pathul Bahri, Senin (7/7).

Bupati menjelaskan, dari sisi kontruksi dan struktur bangunan masjid sudah bagus, sehingga tidak perlu ada perombakan signifikan. Hanya menyelesaikan pemasangan interior masjid serta penambahan sarana dan prasarana umum, termasuk pembangunan menara masjid.

“Dengan selesainya pembangunan Masjid Agung Loteng, nantinya bisa menjadi ikonnya bagi Kota Praya dan Lombok Tengah secara umum,” ucap politisi Gerindra ini.

Terpisah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Lombok Tengah Lalu Wiranata mengatakan, fokus pembangunan Masjid Agung Praya adalah menyelesaikan sisa pekerjaan yang belum tuntas. Sehingga fasilitas yang dimiliki Masjid Agung ke depan benar-benar lengkap.

“Kalau untuk bangunan utamanya tidak ada perubahan. Mungkin hanya ada penambahan area selasar untuk menambah daya tampung masjid saja. Ditambah perbaikan kubah masjid yang juga sudah cukup lama tidak diperbaiki. Termasuk penataan sistem kelistrikannya, guna mencegah terjadi kasus kebakaran seperti yang terjadi sebelumnya,” jelas dia.

Menyinggung besaran alokasi anggaran yang disiapkan, Wiranata mengaku, secara pasti belum dihitung. Sebab tahun ini, pemkab Lombok Tenga baru akan menyusun Detail Engineering Desain (DED)-nya.

Tetapi, sambungnya, jika bicara hitung-hitungan awal membutuhkan anggaran antara Rp 40 sampai Rp 50 miliar untuk menyelesaikan pembangunan masjid yang sudah dimulai sejak tahun 1983 ini.

“Nanti akan terlihat berapa kebutuhan anggarannya kalau DED-nya sudah selesai disusun,” tutup Wiranata. (ewi/R7)

 

Editor : Jelo Sangaji
#Lombok Tengah #masjid agung praya #Hibah