Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Menanti Setetes Air di Tengah Kemarau Bilelando, Rela Antre Berjam-jam untuk Air Bersih dari Polres Lombok Tengah

Lestari Dewi • Sabtu, 12 Juli 2025 | 06:50 WIB

 

MULAI TERDAMPAK: Anggota Polres Lombok Tengah mengisi ember-ember kosong milik warga dengan air bersih di Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, Selasa (9/7).
MULAI TERDAMPAK: Anggota Polres Lombok Tengah mengisi ember-ember kosong milik warga dengan air bersih di Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, Selasa (9/7).

Di tengah kemarau yang mengeringkan sumur dan menipiskan harapan, warga Desa Bilelando menggantungkan hidup pada setetes air bersih. Tiap denting suara tangki yang mendekat, disambut dengan rasa syukur dan ember-ember kosong yang siap diisi.

---

KEKERINGAN mulai melanda Desa Bilelando, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah membuat warga sangat bergantung dengan bantuan air bersih.

Meski hujan sesekali masih turun karena kemarau basah, tidak membuat sumber mata air kembali mengalir.

Sumur-sumur rumah milik warga mengering. Tak ada setetes air pun yang tersisa. Memaksa warga untuk mengandalkan bantuan dari pemerintah maupun pihak lain.

Antusiasme warga Desa Bilelando terlihat saat menerima bantuan air bersih yang disalurkan Kepolisian Resor (Polres) Lombok Tengah siang itu.

Puluhan ember plastik berbagai ukuran dan warna sudah berbaris rapi di salah satu pekarangan luas milik warga setempat. Dengan sabar mereka menunggu dan mengantri untuk mendapat Kansas seember air bersih.

Air ini nantinya dipakai untuk memasak bahan makanan dan minuman.

Persoalan mandi, cuci, kakus? Ah, belakangan. Tak mengapa menggunakan air payau atau sekalian saja mandi ke pantai alias seadanya. Yang penting air bersih dipakai untuk memasak bahan makanan dan minuman.

Kedatangan armada air bersih langsung diserbu puluhan warga. Demi mendapatkan air bersih, mereka rela antri dengan membawa ember, jeriken dan lainnya.

Seorang warga Yati Rahmawati mengaku, menunggu kedatangan mobil tangki air bersih sejak pagi. Sebab ketersediaan air bersih di dalam dapurnya sudah menipis. Sehari-hari dirinya membeli air galon keliling untuk minum.

Namun tidak sampai dua hari, air galon tentu cepat habis dengan berbagai kebutuhan dan dikonsumsi beberap orang dalam satu rumah. 

“Kami bersyukur kedatangan air bersih, kami harap bisa rutin. Seminggu tiga kali misalnya,” harapnya.

Kasi Humas Polres Lombok Tengah IPTU Lalu Brata Kusnadi menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap warga yang kesulitan air bersih.

“Kami turut merasakan kesulitan yang dihadapi oleh saudara-saudara kita yang kekurangan air bersih. Penyaluran air bersih ini adalah upaya kami untuk sedikit meringankan beban mereka,” ujarnya.

‎Brata mengungkapkan, distribusi air bersih dilakukan dengan menggunakan dua unit kendaraan taktis milik Polres Lombok Tengah.

“Kami salurkan air bersih menggunakan kendaraan truk tangki dan kendaraan water canon, ada sekitar 8.000 liter air bersih kami salurkan kepada warga yang ada disana,” ungkapnya.

‎Diharapkan, bantuan air bersih ini dapat sedikit membantu memenuhi kebutuhan dasar warga di wilayah Bilelando.

“Semoga air tersebut dapat bermanfaat bagi warga disana, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun untuk kebutuhan lainnya,” pungkasnya. 

 

Editor : Akbar Sirinawa
#air bersih #kemarau #Polres Lombok Tengah