----
KEBAHAGIAAN dan rasa bangga terpancar pada wajah-wajah para siswa-siswi dari SMK Anak Bangsa Lombok Tengah.
Dalam ajang Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII NTB pada induk organisasi olahraga (inorga) marching band, sekolah kejuruan ini memboyong dua prestasi membanggakan.
Sebagai bentuk rasa bangga karena menjadi bagian putera puteri yang mengharumkan nama Gumi Tatas Tuhu Trasna, mereka pun beramai-ramai berpose di depan kantor bupati Lombok Tengah.
Lengkap menggunakan seragam mayoret yang gagah dan cantik. Prestasi membanggakan ini berhasil diukir dua siswa berbakat yakni Neni Santuni dan Ana Altafunnisa.
Gadis cantik Neni Santuni dikenal sebagai siswi yang penuh semangat dan disiplin, berhasil meraih juara pertama pada lomba marching band kategori individual mayoret.
Dengan gerakan yang luwes dan penuh percaya diri, Neni memukau para juri dan penonton dalam penampilannya yang enerjik dan berkarakter.
Sementara itu, rekannya Ana Altafunnisa juga tak kalah membanggakan. Ia meraih juara kedua dalam kategori konser marching band.
Ia pun menunjukkan kemampuan musikalitas dan kekompakan tim yang luar biasa dalam pertunjukan yang memadukan teknik dan kreativitas.
Pada Koran ini, Direktur Yayasan Anak Bangsa Marsekan Fatawi menyampaikan, prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa siswa-siswi SMK Anak Bangsa tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga dalam kegiatan ekstrakurikuler.
Ketua PAN Lombok Tengah ini berharap, dengan keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi dan membawa nama baik sekolah di tingkat nasional. Sebab marching band termasuk salah satu ekstrakurikuler di SMK Anak Bangsa.
“Alhamdulillah anak-anak kita dapat juara. Tentu selama proses latihan memang menjadi bagian dari kegiatan ekstrakurikuler di SMK Anak Bangsa dan bisa tampil di FORNAS,” jelas Marsekan.
Marching band SMK Anak Bangsa tergabung dalam tim Kabupaten Lombok Tengah. SMK Anak Bangsa mengirimkan satu orang perwakilan untuk individual mayoret dan satu orang untuk kelompok.
Sebelum mewakili, pihaknya sangat mendukung fasilitas latihan-latihan yang setiap minggu mereka lakukan.
Dalam beberapa tahun terakhir, dengan sarana dan prasarana yang disediakan mereka telah menunjukkan kualitasnya.
“Sebab kami sangat ingin melihat anak-anak kita sukses di kegiatan ekstrakurikuler selain kegiatan akademik,” katanya.
Dirinya berharap ke depan ada perhatian lebih dari pemkab Loteng dalam mendukung kegiatan ekrtakurikuler disetiap sekolah.
“Tentu, besar harapan kami ada dukungan lebih untuk mengasah bakat-bakat sisa siswi ini,” tutup dia.
Editor : Siti Aeny Maryam