Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

MGPA Pastikan Pembayaran Hosting Fee MotoGP Mandalika 2025 Aman

Lestari Dewi • Senin, 25 Agustus 2025 | 09:26 WIB
HOSTING FEE: Pembalap Jorge Martin selebrasi saat berhasil menjadi pemenang di ajang MotoGP Mandalika 2024 di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah.
HOSTING FEE: Pembalap Jorge Martin selebrasi saat berhasil menjadi pemenang di ajang MotoGP Mandalika 2024 di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah.

LombokPost-InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) memastikan sudah siap membayar hosting fee untuk balapan MotoGP 2025.

“Persoalan hosting fee ini tidak perlu dibesar-besarkan. ITDC sudah siap menyelenggarakan event MotoGP di tahun 2025 ini,” kata Direktur Utama MGPA Priandhi Satria di sela ajang Porsche Carrera Cup Asia 2025 di Sirkuit Internasional Mandalika, Minggu (24/8).

Andhi menjelaskan, hosting fee sudah lama dibahas. Disepakati bahwa hosting fee menjadi ranah ITDC sebagai pihak yang menandatangani perjanjian kerja sama dengan Dorna.

“Saya sendiri juga menemani pak Troy selaku Chairman MotoGP untuk ketemu pemerintah provinsi diskusi saat itu mengenai hosting fee,” ungkapnya.

Meski begitu, Andhi tidak menampik ada beberapa pemerintah daerah yang ikut membayar hosting fee. Seperti pada balap Powerboat dan Aquabike di Sumatera Utara.

“Sebagian beban dari hosting fee ini dibebankan juga ke pemerintah daerah,” ujarnya.

Meski demikian, menuru Andhi, persoalan hosting fee tidak perlu dibesar-besarkan menjelang MotoGP. ITDC sudah menyatakan siap menjalankan event balap kuda besi ini.

“Artinya, ada tidak ada (bantuan hosting fee) ITDC sudah siap menjalankan,” cetusnya.

Pria asal Jakarta ini menyebut, event MotoGP adalah ajang untuk memperkenalkan Indonesia kepada dunia, khususnya NTB sebagai provinsi penyelenggara.

Karena itu semua pihak diminta saling membantu menyukseskan penyelenggaraan.
Jika pemprov maupun pemkab terkait memberikan dukungan dalam bentuk promosi event, menurutnya tidak ada masalah.

“Kalau memang dirasa untung buat pihak A B C tolong sama-sama dibantu. Dari segi promosi, kemudian juga ini di NTB seremoni openingnya mungkin bisa nanti dengan tari-tarian daerah yang lebih bagus lagi, lebih mewah lagi,” beber Priandhi.

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

Terpisah, Chairman MotoGP Mandalika 2025 Troy Reza Warokka mengatakan rencana gotong royong hosting fee belum bisa dibicarakan lebih jauh.

“Ini bisa kami kerjakan bersama-sama secara gotong royong, itu bisa dari mana saja. Tetapi pastinya pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten berkolaborasi,” katanya.

Menurut Troy, pembayaran hosting fee tahun ini tidak menjadi kendala berarti. Besaran biaya yang harus dibayarkan kepada Dorna Sports sudah diperhitungkan pemerintah.

“Jangan dianggap suatu masalah ya, karena ini kan membawa nama Indonesia mendunia. Juga jangan apa-apa ini problem karena juga tujuannya, kami ingin Indonesia naik level di semua sektor olahraga pariwisata budaya dan ekonomi,” terangnya.

Sebagai informasi, pada 2022 biaya hosting fee MotoGP Mandalika mencapai Rp 174,6 miliar dan dibayar Kemenparekraf RI. Pada 2023 jumlahnya naik menjadi Rp 176,8 miliar dengan pembagian Kemenparekraf Rp 78,8 miliar dan ITDC Rp 98 miliar.

Sementara pada 2024, biaya hosting fee kembali naik menjadi Rp 231,29 miliar dan seluruhnya ditanggung ITDC.

Editor : Jelo Sangaji
#MGPA #Hosting Fee MotoGP #ITDC