LombokPost-Pembangunan pariwisata Lombok Tengah kian menggeliat.
Ditandai hadirnya Samara Lombok yang menyiapkan berbagai fasilitas, mulai kamar hotel, vila, restoran, supermarket hingga arena olahraga.
Kawasan yang berdiri di atas lahan lebih dari 100 hektare ini memberi angin segar bagi masyarakat, khususnya Desa Montong Ajan Kecamatan Praya Barat Daya.
Kehadiran Samara membuka peluang kerja sedikitnya 1.500 orang serta menyerap hasil pertanian, peternakan dan perikanan lokal.
“Penyerapan tenaga kerja ini, kami berkomitmen sebisa mungkin ambil dari Desa Montong Ajan, selebihnya dari Lombok Tengah,” ucap General Manager Operasional Samara Lombok Perry Tehusalawany kepada wartawan di lokasi, Rabu (10/9).
Perry menuturkan, dalam perekrutan tenaga kerja lokal memang ada keterbatasan, namun pihaknya menyiapkan program pelatihan untuk meningkatkan keterampilan.
Mulai kemampuan dasar berbahasa Inggris hingga keramahtamahan. Ia yakin, jika keterampilan ini diasah dan ada minat, tenaga kerja lokal bisa naik kelas.
“Sebagian besar (tenaga kerja) akan di bagian hospitality, tetapi untuk mengoperasikan daerah seluas ini kami juga butuh tenaga security. Kami juga butuh tenaga logistik. Kami butuh tenaga-tenaga pengelola yang profesional untuk mengelola kawasan,” bebernya.
Samara Lombok terintegrasi dari penginapan hingga arena olahraga. Pada fasilitas olahraga disiapkan lapangan tenis, olahraga air, hingga jogging track.
“Jadi memang fokusnya community living di sini. Jadi, rasanya memang kayak tinggal di desa,” ujar Perry.
Proyek Samara Lombok, kata Perry, terdiri dari Samara Hills dan Samara Bay yang mulai dibangun pada 2021.
Pembangunan yang baru mencapai 50 persen ini ditargetkan beroperasi pertengahan 2026.
“Soft openingnya itu mulai tahun depan, dalam waktu dekat akan melakukan rekrutmen,” kata dia.
Selain dimanjakan pemandangan laut lepas dan perbukitan, wisatawan juga bisa menikmati olahan makanan dari restoran yang mengolah bahan lokal.
“Tanaman ini, seperti padi, sayuran organik, buah kelapa dan hasil pertanian lainnya akan dijual di farm store ini,” ucap Perry.
Communication Manager Samara Lombok Halimah Dini Lestari menambahkan, dengan konsep mini city, Samara Lombok ditargetkan menjadi pusat destinasi wisata baru.
Bahkan tidak menutup kemungkinan, dalam waktu dekat orang menyebut Lombok dengan Samara, bukan hanya Mandalika.
Pembangunan tidak hanya fokus pada fisik, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
Program kontribusi dibagi ke beberapa sektor utama, yaitu pendidikan, pemberdayaan perempuan, perhatian lingkungan, dan pelatihan ketenagakerjaan.
“Samara Lombok bukan sekadar properti, tapi wisata kota kelas dunia yang memberi manfaat besar bagi masyarakat dan menjadi kebanggaan NTB,” tutup dia.
Editor : Kimda Farida