LombokPost-Ratusan santri Pondok Pesantren Nurul Ijtihad Al-Ma'arif NU Lenser, Desa Kuta, Pujut, Lombok Tengah (Loteng), mendapat kejutan istimewa.
Investor Jepang dari Next Blockchain Applications (NBA) berkunjung sambil membawa donasi renovasi fasilitas pesantren.
Mr Tony, investor asal Jepang yang juga Direktur PT Doit Mandiri, menunjukkan investasi bukan hanya soal keuntungan, tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat.
Kedatangannya bersama rombongan disambut hangat ratusan santri. Kunjungan ini bukan sekadar formalitas, melainkan untuk meninjau langsung kemajuan renovasi yang dibiayai melalui donasi mereka.
Fokus utama bantuan kali ini adalah perbaikan fasilitas sanitasi mandi, cuci, kakus (MCK) di asrama putra.
Pada Juli 2025, mereka juga telah membantu merenovasi asrama putri dan mengganti 12 pintu madrasah.
Dari hasil pantauan, Mr. Tony terlihat puas dengan hasil pengerjaan.
“Saya senang sekali sekolah yang sedang dibangun perlahan mulai terbentuk, menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi anak-anak,” ungkap Tony, Jumat (19/9).
Dalam kunjungannya, ia tidak hanya meninjau bangunan, tetapi juga menyempatkan diri berinteraksi dengan santri.
Ia mengaku terharu mendengar cita-cita polos anak-anak yang ingin menjadi guru atau dokter.
“Bangunan sekolah masih belum selesai, tetapi saya yakin harapan untuk masa depan akan tumbuh dari sini,” tambahnya.
Tony menegaskan, kemiskinan tidak menentukan masa depan seseorang. Dengan pendidikan dan keberanian bermimpi, setiap rintangan bisa diatasi.
Ia berharap sekolah ini akan melahirkan generasi muda yang mampu berkiprah di dunia.
Di luar filantropi, Tony juga mengembangkan proyek vila di Kuta dan Prabu.
Namun, ia menekankan proyek tersebut bukan sekadar konstruksi, melainkan membangun kebahagiaan bersama masyarakat.
Ia berkomitmen mempekerjakan warga lokal dan melatih mereka agar bisa bekerja dengan bangga di industri pariwisata.
“Saya percaya bahwa yang kita bangun bukan hanya bangunan, tetapi senyum dan kebanggaan masyarakat,” jelas Tony.
Komitmen ini mendapat apresiasi dari pengurus pondok pesantren.
Ustadz Edi Hartono menyampaikan rasa terima kasih. Menurutnya, bantuan ini lebih dari cukup karena fasilitas yang sebelumnya tidak terencana bisa terwujud.
“Alhamdulillah bisa dilakukan berkat donasi ini,” kata dia.
Editor : Kimda Farida