Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gerbang Laut Mandalika Tuntas Pekan Ini, Siap Sambut Penonton MotoGP dari Bali

Lestari Dewi • Senin, 29 September 2025 | 13:59 WIB
DIKEBUT: Seorang pekerja sedang memperbaiki dermaga apung di pesisir Pantai Kuta, Desa Kuta, Pujut, Loteng, Jumat (26/9) lalu.
DIKEBUT: Seorang pekerja sedang memperbaiki dermaga apung di pesisir Pantai Kuta, Desa Kuta, Pujut, Loteng, Jumat (26/9) lalu.

LombokPost-Dermaga apung Pantai Kuta di Lombok Tengah sedang dipacu penyelesaiannya. Fasilitas yang disiapkan sebagai gerbang laut menuju kawasan The Mandalika ini ditarget rampung sebelum perhelatan MotoGP akhir pekan ini.

Dermaga apung akan difungsikan sebagai tempat sandar kapal cepat atau kapal penumpang berukuran sedang dengan kapasitas hingga 200 orang. Keberadaan dermaga membuka rute laut langsung dan efisien dari Pelabuhan Sanur, Bali, ke The Mandalika.

Kapal penumpang tidak perlu lagi merapat ke bibir pantai, karena dermaga dibangun cukup jauh ke tengah sehingga proses sandar dan penurunan penumpang lebih lancar dan aman. Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal memastikan semua proses berjalan beriringan.

“Perizinan untuk operasikan kapal penumpang sedang berproses. Sementara berproses kita siapkan fasilitas dermaganya,” terangnya belum lama ini.

Menariknya, percepatan perbaikan dermaga apung Pantai Kuta ini tidak menggunakan dana APBD NTB. Gubernur NTB mengungkapkan proyek ini memakai skema pembiayaan pihak ketiga agar perbaikan cepat selesai sesuai target sebelum MotoGP.

Pantauan LombokPost pekan lalu menunjukkan pengerjaan dermaga dikebut. Sebagian besar akses pejalan kaki hampir rampung, menyisakan pekerjaan di area sandaran kapal.

Terpisah, Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) Troy Reza Warokka menyebut, perbaikan dermaga krusial untuk memperkuat konektivitas dan mengubah pengalaman kedatangan wisatawan. Namun ia berharap ke depan dermaga bisa dibangun permanen.

“Saya sambut positif ya, jika dermaga dibangun permanen dan ditarget rampung sebelum MotoGP, saya rasa tidak mungkin. Karena butuh hitung-hitungan dan persiapan matang, namun kita tentu saja harapkan ke depan bisa permanen,” kata Troy pada LombokPost, Minggu (28/9).

Sebagai pengembang utama The Mandalika, ITDC konsisten mendorong pembangunan fasilitas pendukung transportasi laut. ITDC menyadari akses laut sangat diminati. Dengan dermaga yang memadai, operator fast boat bisa membuka kembali rute langsung Sanur-Mandalika, memotong waktu tempuh darat yang panjang.

ITDC bahkan pernah merencanakan pembangunan dermaga fast boat non-reguler di Pantai Kuta untuk mendukung atraksi dan olahraga air, selaras dengan inisiatif Pemprov NTB.

Kelancaran transportasi dinilai kunci sukses event sport tourism kelas dunia. Dermaga baru ini memberi opsi kedatangan yang cepat bagi penonton MotoGP dari Bali, sekaligus mengurangi beban jalur darat dan udara saat puncak acara.

“Jadi wisatawan maupun penonton MotoGP ada pilihan alternatif menuju The Mandalika,” ujarnya.

Dukungan terhadap perbaikan dermaga dengan skema pihak ketiga merefleksikan semangat kolaborasi ITDC bersama Pemkab Loteng dan Pemprov NTB. ITDC menegaskan semua aspek disiapkan demi suksesnya event internasional.

Dengan sinergi kuat antara Pemprov NTB dan ITDC, dermaga apung Pantai Kuta ditarget rampung tepat waktu sebelum MotoGP 2025, sekaligus menjadi warisan infrastruktur yang mempercepat langkah The Mandalika menuju destinasi wisata sport tourism dan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) kelas dunia.

Editor : Siti Aeny Maryam
#Dermaga #Kuta Mandalika #Gubernur NTB #apung #ITDC