Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kursi Ketua Golkar Diincar Lima Kader, Salah Satunya Wakil Bupati Lombok Tengah

Lestari Dewi • Selasa, 30 September 2025 | 20:21 WIB
Wakil Bupati Lombok Tengah HM Nursiah (tengah) menerima barcode Lombok Post dari General Manager Lombok Post Haliludin saat berkunjung, Senin (14/7).
Wakil Bupati Lombok Tengah HM Nursiah (tengah) menerima barcode Lombok Post dari General Manager Lombok Post Haliludin saat berkunjung, Senin (14/7).

LombokPost-Lima kader disebut-sebut akan bertarung memperebutkan kursi Ketua DPD II Partai Golkar Lombok Tengah dalam Musyawarah Daerah (Musda) 2025. Mereka adalah Muhammad Nursiah, Ahmad Puaddi, Lalu Kelan, Lalu Muhammad Akhyar, dan Bajuri.

“Kemungkinan calon yang akan maju ada lima kandidat. Pertama, Muhammad Nursiah, Lalu Kelan, Lalu Muhammad Akhyar, Ahmad Puaddi, dan Bajuri,” kata Wakil Ketua Bidang Hukum DPD II Partai Golkar Loteng Muhanan, Senin (29/9).

Sebagai informasi, Muhammad Nursiah saat ini menjabat Wakil Bupati Loteng dua periode. Ahmad Puaddi merupakan mantan Ketua DPRD Loteng sekaligus anggota DPRD NTB dua periode.

Kemudian, Lalu Muhammad Akhyar kini menjabat Wakil Ketua I DPRD Loteng menggantikan almarhum Lalu Ahmad Rumiawan. Sedangkan Lalu Kelan adalah politikus senior Golkar, anggota DPRD Loteng tiga periode, dan pernah maju sebagai calon wakil bupati.

Sementara Bajuri juga dikenal sebagai politikus senior Golkar. Ia pernah mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Loteng berpasangan dengan Lalu Wiratmaja (Mamiq Ngoh) pada 2008. Selain itu, Bajuri disebut memiliki kedekatan dengan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal.

Muhanan menyebut, musda partai berlambang pohon beringin ini direncanakan setelah ajang MotoGP Mandalika 2025. Namun panitia musda mulai dibentuk pekan ini. “Kemungkinan selesai MotoGP, kita mau rapat panitia, selanjutnya membahas mekanisme sesuai peraturan organisasi (PO) yang kami miliki,” ujarnya.

Dalam rapat pembentukan panitia nanti, sejumlah hal akan dibahas, mulai dari mekanisme pendaftaran hingga penentuan waktu pelaksanaan musda. “Pada rapat itulah nanti kita matangkan seperti apa syarat ketentuan. Tetapi harus sesuai dengan PO yang ada di Partai Golkar. Tapi yang lima ini rata-rata mereka semua sudah memenuhi syarat,” ungkapnya.

Lantas bagaimana dengan Humaidi? Muhanan menjelaskan Ketua DPD II Golkar Loteng itu tidak bisa mencalonkan diri lagi. Menurutnya, Humaidi sudah menjabat dua periode sehingga tidak diperbolehkan maju kembali sesuai peraturan partai.

“Di sisi lain, beliau juga sudah menjadi pengurus di DPD I NTB sebagai Ketua Bappilu. Jadi sudah tidak bisa mendaftarkan diri lagi,” tegasnya.

Meski demikian, Muhanan menegaskan Golkar terbuka bagi siapa pun kader yang ingin mencalonkan diri sebagai Ketua DPD II sepanjang memenuhi syarat, termasuk bila ada yang ingin maju di luar lima nama tersebut.

“Ya silakan saja. Kita partai yang terbuka kok dengan siapa pun, asalkan memenuhi syarat saja,” pungkas Muhanan.

Editor : Siti Aeny Maryam
#Lombok Tengah #wakil bupati #kursi #kader #ketua golkar