Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

JAMINAN 'NYAWA' DI LINTASAN: Mandalika Teruji Grade A, Pahlawan Bendera Lokal Siap Tempur di MotoGP 2025

Lestari Dewi • Jumat, 3 Oktober 2025 | 04:58 WIB
Persiapan flag marshal jelang balapan Motogp Mandalika 2025 di sirkuit Internasional Mandalika, Kamis (2/10).
Persiapan flag marshal jelang balapan Motogp Mandalika 2025 di sirkuit Internasional Mandalika, Kamis (2/10).

LombokPost-Indonesia kini resmi menjadi tuan rumah yang tak bisa dipandang sebelah mata di kancah balap motor dunia.

Dengan digelarnya MotoGP Mandalika 2025 pada 3-5 Oktober, Sirkuit Internasional Mandalika membuktikan dua hal krusial, kualitas fisik sirkuit yang sempurna dan kesiapsiagaan sumber daya manusia yang kritis.

Hanya berselang sehari setelah meraih Homologasi Grade A FIM—sebuah pengakuan tertinggi yang menempatkan Mandalika setara dengan sirkuit legendaris Eropa—fokus kini beralih kepada elemen paling vital, keselamatan pembalap.

Ketika motor MotoGP melesat di atas 350 km/jam, nasib pembalap seringkali berada di tangan para Flag Marshal—petugas pengibar bendera di tepi lintasan.

Merekalah "mata dan telinga" pertama yang harus bereaksi dalam sepersekian detik.

Untuk memastikan tidak ada ruang untuk kesalahan, Mandalika baru saja menyelesaikan Simulasi Flag Marshal yang super intensif.

Latihan ini tidak main-main; skenario kecelakaan dan evakuasi dibuat realistis di tikungan-tikungan rawan untuk menguji.

1. Kecepatan Reaksi: Seberapa cepat Marshal mengibarkan Bendera Kuning saat insiden.

2. Keseragaman Sinyal: Apakah semua Marshal di area terdekat memberikan peringatan yang seragam dan serentak sesuai Standar FIM.

3. Sinergi Lintas Bagian: Koordinasi mulus antara Marshal dengan tim medis dan evakuasi.

Direktur Utama MGPA Priandhi Satria menegaskan komitmennya.

"Keselamatan adalah prioritas utama. Melalui simulasi ini, kami ingin memastikan seluruh Marshal memahami perannya, sigap mengambil keputusan, dan mampu bekerja sama dengan baik," tegas dia, Kamis (2/10).

Menariknya, sebagian besar Marshal ini adalah warga lokal Lombok yang telah dilatih secara khusus.

Ini adalah investasi jangka panjang yang membanggakan, menciptakan tenaga profesional berstandar internasional dari putra-putri daerah.

Homologasi Grade A dari FIM adalah bukti teknis. Ia menegaskan bahwa Infrastruktur Mandalika—mulai dari barrier FIM terbaru, perbaikan gravel bed, hingga teknologi sinyal LED—sudah sempurna.

Namun, signifikansi pencapaian ini jauh melampaui aspek teknis.

1. Jaminan Kepercayaan Global: Status tertinggi ini menguatkan posisi Mandalika sebagai pusat motorsport Asia Tenggara, menarik perhatian dari promotor dan investor balap dunia lainnya.

2. Booster Ekonomi Lokal: Kehadiran kru dan pembalap dunia yang menginap di Lombok memicu lonjakan permintaan akomodasi dan jasa.

3. UMKM Lokal kini mendapat panggung emas. Produk-produk kerajinan, terutama kain tenun, dan kuliner lokal disajikan kepada tamu internasional, menjadikannya sarana promosi budaya yang sangat efektif.

Mandalika siap menyambut para bintang MotoGP di lintasan.

Dengan kualitas sirkuit yang terjamin FIM dan kesiapsiagaan Marshal lokal yang teruji, MotoGP Mandalika 2025 menjanjikan tontonan berkelas dunia dengan standar keamanan tertinggi.

Editor : Siti Aeny Maryam
#MGPA #jaminan #marshal #lintasan #Priandhi Satria #motogp mandalika 2025 #pahlawan #bendera