Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Wakil Bupati Lombok Tengah Sebut Angka Stunting Harus Terus Dikendalikan

Lestari Dewi • Senin, 10 November 2025 | 14:46 WIB
Wakil Bupati Lombok Tengah sebut angka stunting harus tetap dikendalikan agar tidak meningkat
Wakil Bupati Lombok Tengah sebut angka stunting harus tetap dikendalikan agar tidak meningkat

LombokPost-Angka stunting di Lombok Tengah mencapai 9,86 persen pada Juni 2025.

Meski sudah di bawah sepuluh persen, Pemkab Lombok Tengah tetap berupaya mengendalikan penyebab stunting di Lombok Tengah.

“Turun lagi, evaluasi ini kami undang seluruh camat,” ucap Wakil Bupati Lombok Tengah M Nursiah, Minggu (9/11).

Wakil Bupati Lombok Tengah menekankan, meski capaian penurunan stunting cukup baik, pemerintah tetap harus menghadapi berbagai permasalahan.

Antara lain pernikahan usia dini, kondisi kesehatan ibu hamil dan remaja putri yang kurang baik (anemia), pola asuh yang keliru, serta data yang belum sinkron antarinstansi.

Pemerintah daerah berupaya mengatasinya melalui berbagai strategi, termasuk pendataan yang lebih akurat, pemberian makanan tambahan, serta fokus intervensi bagi ibu hamil dan remaja putri.

Para camat, kepala desa, dan kepala dusun juga dilibatkan sebagai orang tua asuh bagi anak-anak stunting.

“(Intervensi) orang tua si anak hingga pemberian tablet penambah darah bagi remaja putri,” kata Ketua DPD II Partai Golkar Lombok Tengah ini.

Dari hasil evaluasi tersebut, ucap Wakil Bupati, disepakati pola kerja berbasis dusun.

Menurutnya, angka stunting bisa naik turun sehingga perlu terus dikendalikan.

“Saat ini turun tapi belum tentu berikutnya turun lagi, sehingga harus tetap dicegah,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Lombok Tengah dr Suardi menambahkan, dalam intervensi ini perlu pendampingan keluarga bagi kelompok berisiko stunting, baik ibu hamil maupun calon pengantin, untuk mencegah stunting baru.

“Kemudian perlu intervensi gizi dengan mendorong pemberian ASI eksklusif dan MPASI yang kaya protein hewani, paket makanan bergizi bagi bayi dan balita, hingga pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri dan ibu hamil,” terangnya.

Editor : Kimda Farida
#Wakil Bupati Lombok Tengah #dikendalikan #nursiah #angka stunting