Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Lombok Tengah Jadi Uji Coba Vaksin Heksavalen, Satu Suntikan Enam Perlindungan

Lestari Dewi • Jumat, 14 November 2025 | 19:08 WIB

Wakil Bupati Lombok Tengah (tiga kanan) berfoto bersama ratusan peserta dalam kegiatan Sosialisasi Imunisasi Heksavalen di GOR Poltekpar Lombok, Kamis (13/11).
Wakil Bupati Lombok Tengah (tiga kanan) berfoto bersama ratusan peserta dalam kegiatan Sosialisasi Imunisasi Heksavalen di GOR Poltekpar Lombok, Kamis (13/11).
LombokPost-Pemkab Lombok Tengah resmi mencanangkan pelaksanaan imunisasi Heksavalen. Ini merupakan inovasi vaksin kombinasi yang memuat enam antigen dalam satu suntikan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Langkah ini diambil untuk mempercepat cakupan imunisasi dasar lengkap bagi bayi, sekaligus menjawab berbagai tantangan di lapangan terkait akses dan penerimaan masyarakat terhadap imunisasi.

“Kita bersyukur program dari Kementerian Kesehatan ini dicanangkan salah satunya di Lombok Tengah untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi anak-anak yang wajib mendapatkan imunisasi dasar lengkap, yang menyasar 19.500 anak,” ucap Wakil Bupati (Wabup) Lombok Tengah M Nursiah kepada wartawan usai menghadiri Sosialisasi Imunisasi Heksavalen di GOR Poltekpar Lombok, Kamis (13/11).

Sebelum program dimulai, kata Wabup, Kemenkes RI bersama Dinas Kesehatan (Dikes) Lombok Tengah memberikan sosialisasi kepada ratusan peserta dari kalangan tenaga kesehatan puskesmas, puskesmas pembantu, polindes, kader posyandu, kepala desa, lurah, camat, hingga tokoh agama dan masyarakat.

“Peserta yang datang dan mendengarkan langsung ini diharapkan menyampaikan kembali kepada masyarakat lainnya,” ujarnya.

Mantan Sekda Lombok Tengah ini menegaskan, vaksin Heksavalen tidak menghapus imunisasi dasar sebelumnya.

Vaksin ini melindungi anak dari enam penyakit menular berbahaya, yaitu difteri, tetanus, pertussis (batuk rejan), hepatitis B, polio, dan Haemophilus Influenza Tipe B (Hib).

“Lebih efektif dan efisien, vaksin ini tidak hanya mampu memberikan perlindungan terhadap enam penyakit sekaligus, tetapi lebih praktis karena cukup satu suntikan untuk enam perlindungan,” ucap Ketua DPD II Partai Golkar Lombok Tengah ini.

Wabup Nursiah mengimbau masyarakat menyambut baik imunisasi Heksavalen. Terutama para ibu yang sedang hamil atau memiliki anak usia balita dan belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap.

“Ini adalah antisipasi kemungkinan terjadinya penyakit di masa depan. Masyarakat diharapkan memanfaatkan layanan ini di posyandu dan puskesmas,” imbaunya.

Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Lingkungan (P3KL) Dikes Lombok Tengah Putrawangsa menjelaskan, vaksin Heksavalen diperuntukkan bagi anak yang belum mendapat vaksinasi dasar lengkap.

Pemberian vaksin dilakukan mulai usia dua bulan, dilanjutkan pada usia tiga bulan, empat bulan, dan dosis penguat pada usia delapan belas bulan.

“Lombok Tengah di Provinsi NTB termasuk satu dari enam provinsi yang lebih dulu mendapatkan vaksinasi Heksavalen, lainnya DIY, NTB, Papua, Papua Barat, Papua Pegunungan, dan NTT,” ucap Putrawangsa.

Editor : Siti Aeny Maryam
#Lombok Tengah #Vaksin #kementerian kesehatan #wakil bupati #Heksavalen #uji coba