Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Fasilitasi Percepatan Investasi UMKM, Pemkab Lombok Tengah Teken MoU dengan Mercy Corps Indonesia

Lestari Dewi • Rabu, 26 November 2025 | 11:28 WIB
Sekretaris Daerah Lombok Tengah Lalu Firman Wijaya (dua kanan) bersama Direktur Eksekutif Mercy Corps Indonesia Ade Soekadis (dua kiri) menunjukkan kesepakatan bersama di Grand Royal BIL Lombok Hotel,
Sekretaris Daerah Lombok Tengah Lalu Firman Wijaya (dua kanan) bersama Direktur Eksekutif Mercy Corps Indonesia Ade Soekadis (dua kiri) menunjukkan kesepakatan bersama di Grand Royal BIL Lombok Hotel,

LombokPost-Kabupaten Lombok Tengah dianugerahi beragam potensi ekonomi yang saling terintegarasi. Jika dikelola secara optimal akan menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi daerah.

Guna memperkuat fondasi ini, pemerintah kabupaten Lombok Tengah menggelar kegiatan Fasilitasi Percepatan Investasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dirangkai dengan Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara pemerintah kabupaten Lombok Tengah dengan Mercy Corps Indonesia, di Grand Royal BIL Lombok Hotel, Selasa (25/11).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Lombok Tengah Lalu Firman Wijaya, Kepala badan Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Lombok Tengah Lalu Wiranata, Direktur Eksekutif Mercy Corps Indonesia Ade Soekadis, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lombok Tengah Irman serta puluhan pelaku UMKM di Gumi Tatas Tuhu Trasna.

Kepala Bapperida Lombok Tengah Lalu Wiranata menyampaikan, salah satu tantangan terbesar bagi UMKM untuk naik kelas adalah keterbatasan dalam memperoleh investasi.

Padahal, percepatan investasi memiliki dampak signifikan. Antara lain, menambah kapasitas produksi dan kualitas produk, mendorong transformasi digital, memperkuat keterhubungan dengan pariwsisata, dan memperluas akses pasar serta kemitraan.

Dalam konteks ini, program Mastercard Strive yang difasilitasi Mercy Corps Indonesia berperan sebagai katalis utama dalam memperkuat kapasitas UMKM, meningkatkan literasi keuangan, memperluas akses pasar, dan mempercepat transformasi digital.

Seluruh upaya ini telah menjadi bagian dari arah kebijakan dalam RPJMD Lombok Tengah 2025-2029 melalui misi “Mewujudkan Ekonomi Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan”.

Adapun arah kebijakan yang mendukung percepatan investasi UMKM meliputi, pertama peningkatan kualitas SDM dan produktivitas melalui pelatihan vokasi dan digitalisasi.

Kedua, dukungan terhadap sektor ekonomi kreatif dan digital. Ketiga penguatan kolaborasi pentahelix, termasuk inkubasi usaha, pelatihan digital marketing dan pengembangan ekosistem startup.

“Dengan integrasi perencanaan yang kuat, seluruh program kolaboratif, termasuk kerja sama dengan Mercy Corps Indonesia, diharapkan dapat berjalan efektif dan memberikan dampak yang terukur bagi perekonomian daerah,” kata Wiranata.

Sekretaris Daerah Lombok Tengah Lalu Firman Wijaya menyampaikan, kegiatan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah.

Penandatanganan kesepakatan bersama ini bukan hanya simbol kerja sama, melainkan sebuah komitmen kolektif untuk mempercepat investasi, mendorong transformasi UMKM, dan meningkatkan kontribusi sektor pengolahan terhadap PDRB daerah.

Kehadiran KEK Mandalika telah menempatkan Lombok Tengah sebagai episentrum pariwisata internasional. Event-event global seperti MotoGP dan aktivitas sport tourism lainnya telah menciptakan multiplier effect yang signifikan terhadap perekonomian lokal.

Di mana mendorong konsumsi, membuka lapangan kerja, menggerakkan transportasi serta meningkatkan permintaan terhadap produk-produk UMKM.

“Atas arahan pusat, telah dibentuk tim percepatan pertumbuhan ekonomi daerah dan tim investasi, kedua hal ini sejalan dimana investasi salah satu dari sembilan langkah percepatan pertumbuhan ekonomi daerah,” terangnya.

Pemerintah daerah menginginkan sektor UMKM menjadi sektor pendukung percepatan pertumbuhan ekonomi daerah dari sisi pariwisata.

Untuk hal itu maka diperlukan dukungan berupa regulasi, sebab dalam meningkatkan investasi daerah tidak hanya membutuhkan lingkungan yang nyaman dan aman saja.

“Tumbuhnya investasi ini kan harapan semua daerah,” kata Sekda Firman.

Direktur Eksekutif Mercy Corps Indonesia Ade Soekadis menambahkan, Mastercard Strive Indonesia adalah program pemberdayaan yang bertujuan membantu UMKM di Indonesia untuk sukses dalam ekonomi digital.

Program ini fokus pada tiga pilar utama, akses modal, digitalisasi dan perluasan pengetahuan serta jaringan untuk UMKM.

Mastercard Strive menyediakan pelatihan, pendampingan dan akses ke platform seperti Micromentor untuk membantu UMKM meningkatkan pendapatan dan memperluas jangkauan mereka.

“Membantu UMKM mengadopsi teknologi digital termasuk mengoptimalkan penggunaan aplikasi, membantu UMKM mendapatkan akses ke pendanaan melalui berbagai lembaga keuangan, baik bank maupun non bank serta menambah pengetahuan dan jaringan,” tutup Ade. 

Editor : Siti Aeny Maryam
#UMKM #Lombok Tengah #percepatan investasi #Bapperida #mercy corps indonesia #fasilitasi