LombokPost-Solidaritas kemanusiaan ditunjukkan oleh jamaah dan masyarakat Leneng melalui Masjid Nurul Islam Peduli (MNILP). Hanya dalam waktu tiga hari, donasi sebesar Rp 10.300.000,- berhasil terkumpul dan diserahkan untuk membantu korban bencana banjir di Sumatera.
Penyerahan donasi tahap pertama ini berlangsung khidmat di Masjid Nurul Islam Leneng pada Senin (8/12).
Ketua Penggalangan Dana MNILP Abdul Hakim, menyerahkan bantuan tersebut kepada Syiarudin, relawan dari Yayasan Amal Bhakti Dunia Islam (ABADI), yang dijadwalkan berangkat langsung ke lokasi bencana pada Selasa (9/12).
"Luar biasa antusias masyarakat Leneng dan jamaah masjid Nurul Islam Leneng khususnya untuk membantu saudara kita yang mendapat musibah di Sumatera," ungkap Abdul Hakim, Senin (8/12).
Ia menambahkan, bahwa kegiatan penggalangan dana akan terus dilanjutkan untuk pengiriman bantuan tahap berikutnya.
Syiarudin, relawan yang akan berangkat ke Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, sempat memberikan gambaran kondisi terkini di lapangan.
Ia menyebutkan bahwa korban meninggal yang telah ditemukan mencapai 974 orang, sementara 298 orang masih dalam pencarian.
"Sesuai dengan pantauan teman-teman relawan di lapangan saat ini yang paling dibutuhkan adalah makanan siap saji, air bersih, pakaian, popok, dan pampers untuk bayi," jelas Syiarudin.
Acara penyerahan donasi ini juga dihadiri oleh Tgh. Pathul Azis Azmi yang memberikan tausiyah mengenai keutamaan membantu sesama muslim.
Ia menekankan bahwa setiap bantuan yang diberikan akan diganti pahala yang berlipat ganda oleh Allah SWT di akhirat kelak.
Ketua Yayasan Masjid Nurul Islam Leneng Ahmad Supli, turut mengapresiasi gerak cepat MNILP. Mengutip hadist Rasulullah, ia mengingatkan bahwa menolong orang yang membutuhkan pada hakikatnya adalah bentuk penjagaan diri dari musibah.
"Barangsiapa melepaskan dari seorang muslim suatu kesulitan di dunia, Allah akan melepaskan kesulitan darinya pada hari kiamat; dan Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama ia (suka) menolong saudaranya (HR. Muslim)," katanya.
"Menolong saudara muslim yang membutuhkan dan terkena musibah sebenarnya sebagai penolong dan penjagaan kita juga agar terhindar dari bencana dan musibah," tutup Supli.
Editor : Akbar Sirinawa