Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Posko Angkutan Udara Aktif, Belum Ada Extra Flight untuk Nataru

Lestari Dewi • Rabu, 17 Desember 2025 | 08:46 WIB
KIAN KOMPETITIF: Maskapai Wings Air saat mendarat di bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Lombok Tengah, beberapa waktu lalu.
KIAN KOMPETITIF: Maskapai Wings Air saat mendarat di bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Lombok Tengah, beberapa waktu lalu.

LombokPost-Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) memastikan kesiapan penuh menghadapi libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026, termasuk optimalisasi infrastruktur, fasilitas, dan personel.

Posko Angkutan Udara Nataru mulai aktif 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026 untuk memastikan keamanan, keselamatan, dan kelancaran pelayanan penerbangan.

General Manager BIZAM Aidhil Philip Julian menyampaikan, pengoperasian Posko Nataru selama 21 hari merupakan langkah strategis memperkuat sinergi antar stakeholder bandara dalam menghadapi peningkatan aktivitas penerbangan.

Posko juga menjadi penanda kesiapan penuh seluruh stakeholder bandara dalam melayani perjalanan udara masyarakat.

“Fokus kami adalah memastikan aspek keamanan, keselamatan, dan pelayanan berjalan optimal, sehingga pengguna jasa bandara dapat merasakan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan,” ujar Aidhil pada wartawan, Selasa (16/12).

Aidhil menambahkan, hingga saat ini belum ada pengajuan penambahan penerbangan atau extra flight dari maskapai.

Meski begitu, seluruh infrastruktur dan fasilitas bandara telah dipastikan optimal dan siap mendukung kelancaran operasional selama periode Nataru.

“Belum ada pengajuan, biasanya maskapai mengajukan mendekati hari, kami akan informasikan kembali jika sudah ada,” kata dia.

Diketahui, saat ini terdapat 12 rute domestik dari dan menuju Lombok, antara lain Jakarta, Surabaya, Denpasar, Bima, Labuan Bajo, Sumbawa Besar, Waingapu, Yogyakarta, Tambolaka, Balikpapan, Makassar, dan Malang, ditambah rute baru Banyuwangi mulai 21 Desember nanti.

“Sedangkan rute internasional baru dua rute, yaitu Singapura dan Kuala Lumpur Malaysia,” katanya.

Penerbangan perdana Wings Air rute Lombok-Malang dan tambahan maskapai Trans Nusa rute Lombok-Bali mulai beroperasi pada Senin (15/12).

Wings Air resmi melayani rute Lombok (LOP) - Malang (MLG) dengan frekuensi empat kali seminggu setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.

Adapun Trans Nusa menambah daftar maskapai yang melayani rute Lombok (LOP) - Bali (DPS) dengan frekuensi dua kali sehari. 

Aidhil mengapresiasi Wings Air dan Trans Nusa atas kepercayaan dan komitmennya memperluas jaringan penerbangan dari dan menuju Lombok.

Pembukaan rute Lombok-Malang oleh Wings Air dan tambahan rute Lombok-Bali oleh Trans Nusa menjadi langkah strategis meningkatkan konektivitas antardaerah.

“Hal ini diharapkan dapat memberikan kemudahan mobilitas bagi masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian di Provinsi Nusa Tenggara Barat,” ujarnya.

Rute Lombok-Bali berperan sebagai penghubung dua destinasi wisata unggulan nasional, sementara rute Lombok-Malang membuka akses langsung antara NTB dan Jawa Timur, mendukung perjalanan wisata, pendidikan, dan bisnis.

Sebelumnya, Corporate Communication Strategic Wings Air Danang Mandala Prihantoro mengatakan Lombok diposisikan sebagai rumah atau pusat konektivitas yang menghubungkan berbagai daerah.

Manfaat ekonomi dari sentralisasi penerbangan ini diharapkan berdampak besar bagi daerah.

“Untuk penerbangan rute Lombok-Malang dan Lombok-Banyuwangi harga tiket dipasarkan mulai dari Rp 900 ribu. Wings Air juga membuka diskusi dengan pemerintah daerah untuk rute-rute potensial lainnya di masa depan,” kata dia.

Editor : Akbar Sirinawa
#extra flight #Posko Angkutan Udara #Nataru #NTB #BIZAM #Lombok