LombokPost--PT Pegadaian (Persero) Cabang Praya menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan masyarakat melalui kegiatan bakti sosial dan edukasi keuangan di Desa Landah, Kecamatan Praya Timur, Senin (15/12).
Kegiatan ini dilaksanakan bersama Kelompok 33 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma) Mataram.
Bantuan senilai total Rp 10 juta diserahkan secara simbolis oleh Pimpinan Cabang PT Pegadaian Praya, Gunaji Agus Wibowo di Aula Desa Landah, di hadapan perangkat desa, kepala dusun, dan masyarakat.
Bantuan tersebut berupa pembuatan tempat sampah untuk seluruh 15 dusun, tempat sampah terpilah (organik dan anorganik) untuk Pondok Pesantren Nurul Yaqin NW Landah, serta papan penunjuk arah nama desa dan dusun di tiga titik strategis.
“Ini bentuk kepedulian kami untuk mendukung kebersihan dan ketertiban lingkungan desa, sekaligus mendukung program kerja mahasiswa KKN,” ujar Gunaji.
Tak sekadar penyerahan bantuan, acara yang dihadiri sekitar 100 warga tersebut dimeriahkan dengan program “Pegadaian Mengajar”.
Materi tentang literasi keuangan dan investasi disampaikan langsung pimpinan cabang bersama Marketing Pegadaian Praya, Kiki Anindia Putri.
Masyarakat diedukasi tentang cara berinvestasi yang aman, mudah, dan menguntungkan melalui produk Tabungan Emas dan pembelian emas batangan secara cicilan.
Pegadaian juga memperkenalkan aplikasi terbaru mereka, Tring!, yang memungkinkan nasabah melakukan berbagai transaksi secara digital, praktis, dan privasi terjaga.
“Dengan Tring!, semua layanan Pegadaian ada dalam genggaman. Tidak perlu antri, bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja,” jelas Kiki.
Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pertanyaan yang dilontarkan. Sebagai apresiasi, penanya diberi souvenir menarik.
Di penghujung acara, Pegadaian memberikan bantuan Tabungan Emas senilai Rp 50.000 kepada seluruh audiens yang hadir.
Ketua Kelompok KKN Undikma, Damar Rizky Mustafa menyampaikan terima kasih atas sinergi yang terbangun.
“Kolaborasi ini sangat mendukung program kerja kami selama KKN di sini, sejak 29 September hingga 20 Desember 2025,” katanya.
Masyarakat Desa Landah yang mayoritas berprofesi sebagai petani sawah dan tembakau pun menyambut hangat kegiatan ini.
Selama ini, Pegadaian telah menjadi mitra dalam memenuhi kebutuhan pembiayaan usaha dan pertanian mereka. (ida/*)
Editor : Kimda Farida