Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Perempuan Berdaya dan Berkarya untuk Lombok Tengah Masmirah Menuju Indonesia Emas 2045

Lestari Dewi • Senin, 29 Desember 2025 | 13:38 WIB
Ketua GOW Lombok Tengah Winarsih Nursiah berikan potongan nasi tumpeng kepada Wakil Bupati Lombok Tengah M Nursiah dalam peringatan Hari Ibu ke-97 di Ballroom kantor Bupati Lombok Tengah.
Ketua GOW Lombok Tengah Winarsih Nursiah berikan potongan nasi tumpeng kepada Wakil Bupati Lombok Tengah M Nursiah dalam peringatan Hari Ibu ke-97 di Ballroom kantor Bupati Lombok Tengah.

 

LombokPost-Peringatan Hari Ibu setiap tanggal 22 Desember merupakan wujud penghargaan bangsa Indonesia terhadap perjuangan dan pengabdian perempuan dalam merebut serta mengisi kemerdekaan. 

Peringatan ini bukan sekadar seremonial dan bukan pula perayaan Mother’s Day sebagaimana dipahami di beberapa budaya, namun merupakan apresiasi mendalam bagi seluruh perempuan Indonesia dalam semua peran dan kapasitasnya, baik dalam keluarga, masyarakat, bangsa, maupun negara. 

Pada tahun ini, Hari Ibu di Lombok Tengah mengangkat tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya untuk Lombok Tengah Masmirah, Menuju Indonesia Emas 2045”.

Tema ini menjadi pengingat bahwa perempuan bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi motor utama perubahan.

Pemerintah terus memperkuat kerangka hukum dan kebijakan melalui Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), Undang-Undang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (PKDRT), implementasi CEDAW, hingga pengarusutamaan gender dalam seluruh sektor pembangunan.

Semua ini didorong agar perempuan Indonesia memiliki kesempatan yang setara, terlindungi dari kekerasan, bebas dari diskriminasi, serta mampu berdaya dan berkarya sesuai potensi terbaiknya.

Sebagai bangsa yang besar, Hari Ibu tidak boleh berhenti pada peringatan, namun dibutuhkan langkah nyata, kolaborasi lintas sektor, dukungan publik, serta komitmen berkelanjutan untuk memastikan perempuan Indonesia dapat berpartisipasi penuh dalam pembangunan.

“Sebab itu saya mengajak kita semua, pemerintah, dunia usaha, masyarakat sipil, organisasi perempuan, dunia pendidikan, media, dan seluruh elemen bangsa untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045,” ucap Wakil Bupati Lombok Tengah M Nursiah.

Wakil bupati mengatakan, peran seorang ibu tiada duanya termasuk peran mereka dalam membangun perekonomian dan pembangunan di Gumi Tatas Tuhu Trasna.

Pemerintah sangat meyakini, di tengah kesibukan para ibu sebagai wanita karir namun tidak melupakan jati dirinya sebagai ibu rumah tangga.

“Hubungan antar ibu rumh tangga dalam suatu organisasi terus menyatu dalam mengelola pembangunan di Lombok Tengah,” ucap politisi Golkar itu.

Ketua GOW Lombok Tengah Winarsih Nursiah menyampaikan, perempuan Indonesia telah menjadi agen perubahan dalam menggerakkan inovasi, memperjuangkan keadilan dan menguatkan nilai-nilai kemanusiaan.

Meski menghadapi berbagai tantangan, beban ganda, stigma, minimnya akses, kekerasan berbasis gender, perempuan tidak pernah berhenti berjuang.

“Dengan ketangguhan, kreativitas dan daya juang, perempuan terus menunjukkan bahwa kemajuan bangsa tidak pernah terpisah dari kemajuan perempuan,” katanya.

Adapun tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya untuk Lombok Tengah Masmirah, Menuju Indonesia Emas 2045”, kata Winarsih, menjadi pengingat bahwa perempuan tidak hanya penerima manfaat pembangunan melainkan motor utama perubahan.

“Perempuan Indonesia bekerja dalam berbagai keterbatasan, namun tetap menjadi pilar ekonomi keluarga, penjaga nilai budaya, pemimpin komunitas, inovator teknologi, pelaksana usaha dan penjaga keberlanjutan kehidupan,” tutup dia

Editor : Kimda Farida
#Lombok Tengah #wakil bupati #Masmirah #Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045 #peringatan hari ibu