LombokPost - Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal meninjau langsung kondisi korban banjir di Desa Kabul, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (14/1).
Gubernur NTB berjanji membangun hunian layak bagi warga terdampak yang rumahnya tidak memenuhi standar kesehatan.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur NTB turut didampingi Ketua TP PKK Provinsi NTB Sinta M. Iqbal, Kepala Baznas Provinsi NTB Lalu Muhammad Iqbal, serta sejumlah Kepala Perangkat daerah lingkup Pemprov NTB.
Gubernur NTB mengaku prihatin, setelah melihat langsung kondisi salah satu keluarga terdampak yang tinggal bersama dua anaknya di rumah sempit tanpa dinding permanen dan atap seadanya.
“Saya akan buatkan rumah yang sehat dan layak untuk ditinggali bersama anak-anak, meski sederhana,” ujar Gubernur NTB.
Selain bantuan hunian, Gubernur NTB juga menjanjikan beasiswa pendidikan bagi anak keluarga tersebut agar tetap dapat melanjutkan sekolah.
Pemerintah Provinsi NTB melalui Baznas turut menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan perlengkapan bayi kepada warga terdampak.
Saat meninjau lokasi banjir, Gubernur NTB menyoroti tingginya sedimentasi sungai berupa pasir dan lumpur yang menyebabkan luapan air.
Gubernur NTB menyampaikan,bahwa pemerintah akan menurunkan alat berat untuk pengerukan dan meminta agar material pasir dapat dimanfaatkan warga.
“Pasir hasil pengerukan bisa dimanfaatkan untuk pembangunan rumah atau dijual untuk membantu ekonomi warga. Kita gotong royong menangani dampak banjir ini,” katanya.
Berdasarkan data sementara, banjir di Lombok Tengah melanda dua kecamatan. Yaitu, Kecamatan Praya Barat Daya, Desa Kabul menjadi wilayah terdampak terparah dengan sekitar 250 kepala keluarga dan 250 unit rumah terendam, sementara di Desa Montong Ajang tercatat 50 kepala keluarga terdampak.
Sementara itu, banjir juga menggenangi wilayah Selong Belanak di Kecamatan Praya Barat. Hingga kini, tim reaksi cepat masih melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan jumlah kerugian dan warga terdampak.
Editor : Marthadi