LombokPost-Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menegaskan komitmennya meningkatkan standar kualitas penyelenggaraan event internasional di Sirkuit Internasional Mandalika. MGPA juga menyambut positif inisiatif Pemprov NTB dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Direktur Utama MGPA Priandhi Satria mengatakan, kesuksesan sirkuit tidak hanya ditentukan aspek teknis balapan, tetapi juga ekosistem pendukung yang terintegrasi.
“Kolaborasi ini sangat krusial. MotoGP dan berbagai event internasional di Sirkuit Mandalika bukan sekadar urusan balap motor, tetapi merupakan etalase citra Indonesia di mata dunia serta penggerak ekonomi bagi masyarakat NTB,” ujar Priandhi kepada Lombok Post, Jumat (6/2).
Meski gelaran MotoGP 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9-11 Oktober mendatang, MGPA telah memulai koordinasi teknis sejak delapan bulan sebelumnya.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh aspek, mulai dari infrastruktur sirkuit hingga kenyamanan penonton, memenuhi standar tertinggi.
Priandhi menegaskan MGPA sebagai bagian dari InJourney Group siap menjalankan arahan Gubernur NTB agar setiap event terselenggara lebih berkelas.
Dalam waktu dekat, MGPA memfokuskan perhatian pada optimalisasi fasilitas sirkuit guna memastikan lintasan dan fasilitas pendukung tetap dalam kondisi prima.
Selain itu, MGPA memperkuat sinergi operasional melalui koordinasi dengan ITDC, aparat keamanan Polri, serta pemda untuk menjamin kelancaran arus logistik dan penonton.
“Ketiga, peningkatan pengalaman penonton dengan mengupayakan agar aspek kualitas pelayanan jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” katanya.
Lebih lanjut, MGPA menilai keberlanjutan event internasional menjadi magnet utama bagi investor dan wisatawan.
Dengan dukungan Pemprov NTB dan Pemkab Lombok Tengah, MGPA optimistis sirkuit kebanggaan Indonesia tersebut akan terus memberikan manfaat ekonomi yang nyata.
“Kami di MGPA berkomitmen memastikan setiap ajang yang kami kelola berjalan aman, nyaman, dan memberikan dampak positif bagi para pelaku pariwisata di NTB,” pungkas Priandhi.
Melalui koordinasi intensif tersebut, MGPA berharap berbagai kendala teknis di lapangan dapat diselesaikan lebih cepat melalui Kelompok Kerja (Pokja) yang telah dibentuk, sehingga mata dunia kembali tertuju ke Mandalika saat raungan mesin motor menyapa aspal sirkuit tahun ini.
“Kami juga berharap dukungan media untuk membantu menyebarluaskan informasi positif terkait pembangunan pariwisata di NTB, khususnya Lombok Tengah agar kepercayaan publik dan minat kunjungan wisatawan terus meningkat,” singkat Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri.
Editor : Kimda Farida