LombokPost-Komitmen menjadikan The Mandalika bukan sekadar destinasi balap kelas dunia, tetapi juga motor ekonomi rakyat kembali ditegaskan.
Pekan lalu, bertempat di Hotel Pullman Lombok Mandalika, ITDC resmi memperkuat sinergi dengan PT Angkasa Pura Support (APS) melalui penandatanganan kerja sama strategis untuk operasional 2026.
Langkah ini membawa angin segar bagi masyarakat lingkar kawasan. Kolaborasi ini secara nyata menyerap 84 tenaga kerja lokal yang berasal dari desa penyangga di sekitar The Mandalika.
Ada yang berbeda pada kerja sama tahun ini. Jika sebelumnya keterlibatan warga lokal lebih banyak di sektor pelaksana, kini kapasitas SDM daerah mulai meningkat.
Berdasarkan kesepakatan terbaru, posisi strategis seperti Supervisor dan Koordinator kini banyak diisi putra-putri daerah.
Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka menegaskan menjaga kualitas layanan Mandalika adalah harga mati, namun harus berjalan beriringan dengan kesejahteraan warga sekitar.
“Kami ingin memastikan standar pelayanan tetap konsisten. Namun yang lebih penting, masyarakat lokal harus menjadi bagian inti dari ekosistem ini, bukan sekadar penonton di pinggir lintasan,” ujar Troy.
Memasuki 2026, lingkup kerja sama antara ITDC dan APS semakin luas. Tidak hanya fokus pada pengamanan event besar seperti MotoGP, kolaborasi kini mencakup pemeliharaan harian.
Pertama, Zona Barat berupa pengelolaan kebersihan dan area publik (common area).
Kedua, Zona Timur dan Jalan Provinsi berupa pemeliharaan lanskap hijau yang menjadi wajah pertama bagi wisatawan.
Ketiga, operasional kantor berupa penyediaan jasa pengemudi untuk kelancaran mobilitas kawasan.
Plt Direktur Operasi APS Shintauli Tinambunan menambahkan pihaknya memegang teguh amanah ini secara profesional. Kepercayaan ini adalah tanggung jawab besar.
“Kami berkomitmen mendorong keterlibatan tenaga kerja lokal sebagai bagian dari pengelolaan kawasan yang berkelanjutan,” jelasnya.
Dengan total 84 pekerja yang kini resmi bertugas, diharapkan dampak ekonomi langsung dapat dirasakan keluarga di desa penyangga.
Sinergi ini menunjukkan pengembangan kawasan berjalan seiring dengan pemberdayaan masyarakat.
Mandalika kini sedang bersiap. Tidak hanya untuk balapan berikutnya, tetapi juga tumbuh menjadi destinasi sportainment yang lebih inklusif, dengan setiap sudut kawasan dirawat tenaga kerja lokal yang bangga akan daerahnya.
Editor : Jelo Sangaji