Pagi yang masih sejuk di Desa Selebung dimanfaatkan jajaran LPKA Kelas II Lombok Tengah untuk bergotong royong membersihkan Masjid Nurul Iman.
Kegiatan sosial tersebut dilakukan sebagai persiapan menyambut Ramadan sekaligus menumbuhkan semangat pengabdian di tengah masyarakat.
----
Mentari belum sepenuhnya tinggi ketika puluhan orang berseragam rapi tampak menyapu halaman masjid. Udara yang sejuk terasa hangat oleh semangat gotong royong.
Satu per satu mereka membagi tugas.
Ada yang menyapu dan mengepel lantai bagian dalam masjid. Sebagian lainnya membersihkan kaca jendela, merapikan sejadah, hingga menata kembali Alquran di rak kayu.
Di sudut lain, kelompok berbeda fokus pada area tempat wudu, menguras bak, menyikat lantai yang berlumut, serta memastikan saluran air tidak tersumbat.
Halaman masjid juga tak luput dari perhatian. Rumput liar dicabut, dedaunan kering dikumpulkan, dan sampah kecil dibersihkan.
Suara sapu lidi beradu dengan lantai, gemericik air dari selang, serta canda ringan para pegawai magang berpadu menjadi harmoni pagi yang sederhana namun sarat makna.
Kepala LPKA Kelas II Lombok Tengah Hidayat mengatakan, kegiatan ini menjadi kali pertama dilakukan di luar lingkungan kantor dalam bentuk aksi sosial bersih-bersih rumah ibadah.
Langkah itu menandai komitmen lembaga pembinaan tersebut untuk tidak hanya berfokus pada tugas internal, tetapi juga hadir dan berkontribusi langsung bagi masyarakat sekitar.
“Menyambut puasa Ramadan kami melakukan kerja bakti sosial dengan membersihkan masjid, dengan harapan masyarakat yang menjalankan ibadah bisa dilakukan dengan nyaman,” kata Hidayat pada wartawan, Rabu (18/2).
Momentum menjelang Ramadan dipilih bukan tanpa alasan.
Bulan puasa identik dengan peningkatan aktivitas ibadah di masjid. Dari salat Tarawih, tadarus Alquran hingga kajian keagamaan, semuanya membutuhkan tempat yang bersih dan nyaman.
Melalui gotong royong ini, LPKA ingin memastikan masyarakat Selebung dapat menyambut Ramadan dengan suasana yang lebih khusyuk.
ChBaca Juga: Chen Zhe Yuan Bikin Histeris! Aksi Rebut Mikrofon di Panggung Tuai Sorotan
Bagi para pegawai magang, pengalaman ini menjadi pembelajaran sosial yang berharga.
Mereka tidak hanya belajar tentang administrasi dan tugas kelembagaan, tetapi juga nilai kepedulian, kebersamaan, dan tanggung jawab sosial.
“Pun demikian anak-anak pekerja sosial, mengikuti kegiatan ini sebagai pembinaan lanjutan setelah keluar dari LPKA,” kata dia.
Menjelang siang, wajah-wajah lelah berubah menjadi senyum puas saat lantai masjid tampak mengilap, tempat wudu bersih, dan halaman terlihat rapi.
Masjid Nurul Iman kini siap menyambut Ramadan dengan suasana yang lebih segar.
Editor : Kimda Farida