Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Tambal Sulam Jalur Bypass BIL-Mandalika Kilometer 11, Belum Lama Diperbaiki, Jalan Sudah Amblas Lagi

Lestari Dewi • Jumat, 20 Februari 2026 | 09:30 WIB
RUSAK LAGI: Sejumlah pengendara motor dan mobil berhati-hati saat melintasi ruas jalan kilometer 11 bypass BIL-Mandalika yang kembali rusak di Desa Sukadana, Pujut, Lombok Tengah, Kamis (19/2).
RUSAK LAGI: Sejumlah pengendara motor dan mobil berhati-hati saat melintasi ruas jalan kilometer 11 bypass BIL-Mandalika yang kembali rusak di Desa Sukadana, Pujut, Lombok Tengah, Kamis (19/2).

 

Arus kendaraan tampak padat melintasi ruas jalan Bypass BIL—Mandalika Kilometer 11.

Di tengah ramainya lalu lintas, lajur kiri dan kanan jalan terlihat nyaris amblas hingga sekitar 50 sentimeter, memaksa pengendara ekstra hati-hati saat melintas.

----

TERIK matahari siang itu menyengat di ruas Bypass BIL—Mandalika, tepat di Kilometer 11. Deru mesin kendaraan bersahut-sahutan, silih berganti melintas di jalur penghubung antara bandara dan kawasan wisata Lombok Tengah.

Di tengah ramainya arus lalu lintas, terlihat pemandangan yang mengkhawatirkan. Lajur kiri dan kanan jalan nyaris amblas sedalam sekitar 50 sentimeter. Aspal di tepi badan jalan tergerus, menyisakan lubang dan rongga yang menganga.

Sejumlah rambu peringatan berdiri seadanya. Rambu itu mengingatkan pengendara untuk memperlambat laju. Namun peringatan itu tidak menghilangkan risiko. Kendaraan roda dua terlihat paling waspada. Beberapa pengendara bahkan memilih menepi sejenak sebelum melintasi titik rawan.

Mobil pribadi dan kendaraan logistik tampak kesulitan menjaga keseimbangan. Kendaraan harus melipir ke bagian jalan yang lebih rendah dan masih utuh.

Ban kendaraan perlahan turun mengikuti kontur aspal yang tidak lagi rata. Beberapa sopir membuka kaca jendela untuk memastikan roda tidak terlalu dekat dengan bibir jalan yang tergerus.

“Pelan-pelan saja, takutnya ambles,” celetuk seorang pengendara kepada rekannya, sambil tetap fokus memegang kemudi.

Kerusakan ini terjadi belum lama setelah perbaikan dilakukan. Ruas strategis yang menjadi akses menuju kawasan pariwisata kembali rusak dan nyaris amblas. Setiap hari, jalan ini dilintasi ribuan kendaraan. Mulai dari wisatawan, pekerja, hingga warga lokal yang bergantung pada jalur tersebut.

Terpisah, Wakil Bupati Lombok Tengah M Nursiah mengaku prihatin melihat kondisi itu. Kerusakan terjadi dalam waktu relatif singkat setelah perbaikan.

“Kita tentu sangat menyayangkan. Jalan ini belum lama diperbaiki, tetapi kembali rusak dan bahkan nyaris amblas. Ini membahayakan keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, sebagai jalur strategis yang menghubungkan Bandara Internasional Lombok dengan kawasan The Mandalika, kualitas konstruksi harus diperhatikan.

Beban kendaraan yang melintas setiap hari cukup berat. Truk logistik, bus pariwisata, hingga kendaraan pribadi melintas di jalur tersebut.

Ia mendorong evaluasi menyeluruh terhadap penyebab kerusakan. Bukan sekadar tambal sulam, tetapi perbaikan permanen.

Perbaikan harus mempertimbangkan struktur tanah, sistem drainase, dan kualitas material. Pemerintah daerah siap berkoordinasi dengan pemerintah pusat menangani jalan berstatus nasional tersebut.

“Harus ada evaluasi teknis yang serius. Kami yakin kondisi ini sudah ditindaklanjuti Kementerian PUPR bersama ahlinya. Kami di daerah berharap jangan sampai kejadian seperti ini berulang. Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas,” tegasnya.

Di bawah terik siang, arus kendaraan tetap mengalir. Pengendara memperlambat laju saat mendekati titik rawan. Setelah melewatinya, kendaraan kembali melaju normal.

Bypass Km 11 hari itu bukan sekadar jalan rusak. Kondisi itu menjadi gambaran perlunya perhatian terhadap kualitas infrastruktur dan pengawasan, serta tanggung jawab menjaga jalur vital Lombok Tengah. 

Editor : Kimda Farida
#Lombok Tengah #tambal sulam #amblas #wakil bupati #Mandalika #Bandara Internasional Lombok #Jalan bypass #rusak