LombokPost-Cuaca ekstrem yang melanda wilayah selatan Lombok Tengah dalam beberapa hari terakhir menyebabkan akses jalan menuju kawasan wisata Gunung Tunak, Desa Mertak, Kecamatan Pujut, mengalami amblas, Kamis (26/2).
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak dini hari membuat badan jalan di salah satu titik tergerus air hingga ambles dan sulit dilalui kendaraan roda empat.
Berdasarkan video yang diperoleh Lombok Post, sebagian badan jalan tampak retak dan turun beberapa sentimeter. Material tanah di bagian bawah terkikis, menyisakan lubang yang cukup membahayakan pengendara.
Kendaraan roda dua masih bisa melintas dengan hati-hati, sementara mobil harus antre dan bergantian melintas di sisi jalan yang tersisa.
Kondisi tersebut sempat membuat aktivitas warga dan pelaku wisata terganggu. Sebab, akses menuju kawasan konservasi dan destinasi pantai di sekitar Gunung Tunak menjadi tersendat.
Padahal, jalur tersebut merupakan satu-satunya akses utama yang digunakan warga untuk beraktivitas serta wisatawan yang hendak berkunjung.
Tak ingin akses terputus total, pelaku wisata bersama warga setempat berinisiatif melakukan perbaikan sementara.
Mereka bergotong royong menimbun bagian jalan yang amblas menggunakan batu, pasir, dan material seadanya. Sejumlah warga bahkan mendatangkan material secara swadaya agar jalan bisa segera difungsikan kembali.
“Kami tidak bisa menunggu terlalu lama. Kalau dibiarkan, jalan bisa putus total. Ini jalur utama bagi warga dan tamu wisata,” ujar Rata Wijaya pelaku wisata di kawasan tersebut, Kamis (26/5).
Perbaikan darurat itu dilakukan agar kendaraan roda dua maupun roda empat tetap bisa melintas, meski dengan pembatasan dan sistem buka-tutup. Warga juga memasang tanda peringatan sederhana di sekitar titik amblas untuk menghindari kecelakaan, terutama saat malam hari.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan penanganan permanen. Jika tidak segera diperbaiki secara menyeluruh, dikhawatirkan kerusakan akan semakin parah apabila hujan ekstrem kembali terjadi.
Sementara itu, aktivitas wisata di kawasan Gunung Tunak masih berjalan dengan penyesuaian. Pengunjung diimbau berhati-hati dan mengikuti arahan warga saat melintas di titik jalan yang terdampak.
Editor : Kimda Farida