Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Demo Pemadaman Api ARFF Bikin Halaman SDN 2 Tanak Awu Bergemuruh, Pak Salman dan Bu Rina Jadi “Pemadam Dadakan”, Murid Bersorak Riuh

Lestari Dewi • Jumat, 6 Maret 2026 | 07:00 WIB

Ratusan siswa SDN 2 Tanak Awu antusias menyaksikan demonstrasi penanggulangan kebakaran ringan yang diberikan tim Airport Rescue & Fire Fighting (ARFF) di sekolah, Kamis (5/3).
Ratusan siswa SDN 2 Tanak Awu antusias menyaksikan demonstrasi penanggulangan kebakaran ringan yang diberikan tim Airport Rescue & Fire Fighting (ARFF) di sekolah, Kamis (5/3).

 

 

Pelajaran hari itu bukan tentang angka atau huruf yang berjajar kaku di papan tulis. Di bawah terik matahari yang mulai menyengat, ratusan siswa justru diajak "bermain" dengan bahaya demi memahami arti penting sebuah keselamatan yang tak ditemukan dalam buku teks.

----

Halaman SDN 2 Tanak Awu mendadak riuh. Ratusan siswa berkumpul menanti rangkaian kegiatan InJourney Airports Mencerdaskan Bangsa oleh Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM).

Menjelang siang, siswa menunggu kedatangan Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri. Namun perhatian mereka justru tersedot demonstrasi menarik tim Airport Rescue & Fire Fighting (ARFF) bandara.

Di tengah halaman, petugas ARFF memperagakan cara sederhana memadamkan api menggunakan karung goni basah. Siswa yang berbaris rapi memperhatikan setiap gerakan petugas.

Petugas menjelaskan hal penting sebelum pemadaman. Mulai cara memegang karung agar tangan aman, hingga teknik meletakkan karung berlawanan arah sumber api. Penjelasan disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami.

“Kalau ada api kecil, jangan panik. Tutup api dengan karung basah seperti ini, kalau tidak ada karung bisa pakai handuk basah,” ujar salah seorang petugas sembari mempraktikkan gerakan menutup api.

Momen paling ditunggu terjadi saat tim ARFF mengajak dua guru mencoba. Dua guru yang dipanggil adalah Pak Salman dan Bu Rina. Keduanya mengenakan pakaian pelindung diri sebelum memulai praktik pemadaman.

Sorak-sorai pecah dari barisan murid. Anak-anak bersemangat menyaksikan guru mereka berdiri di dekat sumber api kecil untuk simulasi.

Atas arahan petugas ARFF, Pak Salman mempraktikkan teknik tersebut. Karung goni basah diayunkan perlahan lalu diletakkan menutup api. Tak butuh waktu lama, api padam. Tepuk tangan menggema di halaman sekolah.

Giliran berikutnya, Bu Rina mencoba hal serupa. Meski sempat ragu, ia berhasil memadamkan api. Tepuk tangan siswa kembali pecah. Bahkan beberapa murid berdiri sambil bersorak bangga.

“Bagi para siswa, demonstrasi ini bukan sekadar tontonan. Selain menghibur, mereka juga belajar secara langsung bagaimana cara sederhana menangani kebakaran kecil dengan aman,” ucap Kepala SDN 2 Tanak Awu Lalu Muhzar.

Kegiatan ini menjadi momen menarik rangkaian InJourney Airports Mencerdaskan Bangsa. Program ini tidak hanya membawa bantuan pendidikan, tetapi memberikan pengetahuan keselamatan. Halaman SDN 2 Tanak Awu pun berubah menjadi ruang belajar penuh keceriaan. 

Editor : Akbar Sirinawa
#Lombok Tengah #Pelajar #simulasi #InJourney Airports #Kebakaran #BIZAM #Pujut #Tanak Awu