LombokPost-Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal memaparkan sejumlah rencana pembangunan strategis yang akan menjadikan Lombok Tengah sebagai salah satu pusat pertumbuhan baru di Bumi Gora.
Hal itu disampaikan saat menghadiri peringatan Nuzulul Quran di Masjid Jami Praya, Loteng, Jumat (6/3).
Menurut Miq Iqbal, sapaan akrab gubernur, keberadaan Bandara Internasional Lombok dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika menjadi modal besar bagi percepatan pembangunan daerah.
Dua infrastruktur strategis itu diyakini mampu mendorong Loteng menjadi simpul penting pertumbuhan ekonomi di NTB.
Pemprov NTB, kata dia, mendorong pengembangan Bandara Lombok menjadi bandara hub internasional.
Bandara ini diharapkan menjadi pintu masuk konektivitas kawasan timur Indonesia dengan negara-negara di sekitar Australia.
Tidak hanya itu. Bandara Lombok juga dirancang menjadi bandara multimoda pertama di Indonesia yang terintegrasi dengan transportasi air melalui pesawat seaplane.
Rencananya akan dibangun fasilitas waterbase di Bendungan Batujai.
Pemerintah juga menyiapkan pembangunan jalur strategis yang menghubungkan Pelabuhan Lembar di Lobar dengan Pelabuhan Kayangan di Lotim.
Jalur ini diharapkan mampu memangkas waktu tempuh logistik sekaligus menurunkan biaya distribusi berbagai komoditas masyarakat.
“Jalan dari Lembar ke Kayangan sepanjang sekitar 15 kilometer sebagian besar berada di wilayah Lombok Tengah. Nantinya perjalanan bisa ditempuh sekitar dua jam saja,” jelasnya.
Baca Juga: BKAD Lombok Tengah Sebut Lelang Puluhan Randis Terganjal Teknis
Ia menargetkan proyek itu dapat mulai dibangun setelah proses desain dan penyelesaian lahan rampung. Targetnya, pembangunan bisa selesai sekitar 2028 atau paling lambat awal 2029.
Menurut Miq Iqbal, konektivitas yang lebih baik akan berdampak langsung pada penurunan biaya logistik.
Jika biaya transportasi lebih murah, biaya distribusi komoditas seperti sapi, bawang, dan hasil pertanian lainnya juga akan turun.
Hal ini diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama di wilayah selatan Lombok.
Sementara itu, Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri menyambut positif berbagai rencana pembangunan yang dipaparkan Gubernur NTB itu.
Menurutnya, program pembangunan itu akan semakin memperkuat posisi Lombok Tengah sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di NTB.
Pathul mengatakan pemerintah daerah siap mendukung penuh berbagai program strategis yang dirancang pemprov, terutama yang berkaitan dengan penguatan konektivitas, pengembangan pariwisata, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Pemkab Lombok Tengah tentu sangat mendukung berbagai rencana pembangunan yang disampaikan Gubernur. Ini menjadi peluang besar bagi daerah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan sinergi antara pemprov dan pemkab menjadi kunci penting dalam mewujudkan berbagai program pembangunan itu.
“Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan dukungan masyarakat, kami optimistis Lombok Tengah akan semakin maju dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tutup bupati.
Editor : Kimda Farida