Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

BIZAM Lombok Siapkan Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026, Prediksi Penumpang Tumbuh 4,1 Persen

Lestari Dewi • Kamis, 12 Maret 2026 | 18:10 WIB

General Manager BIZAM Lombok Aidhil Philip Julian (tengah) paparkan perkembangan bandara serta kesiapan menghadapi libur dan cuti bersama perayaan Lebaran dan Nyepi, di Lombok Tengah
General Manager BIZAM Lombok Aidhil Philip Julian (tengah) paparkan perkembangan bandara serta kesiapan menghadapi libur dan cuti bersama perayaan Lebaran dan Nyepi, di Lombok Tengah

 

LombokPost-Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok mulai mempersiapkan berbagai langkah menghadapi arus mudik Lebaran 2026.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah membentuk Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran yang direncanakan beroperasi mulai 13 hingga 30 Maret 2026.

General Manager BIZAM Lombok Aidhil Philip Julian mengatakan, aktivasi posko terpadu tersebut masih menunggu arahan dari InJourney Airports. Meski begitu, pihak bandara telah lebih dulu melakukan sejumlah persiapan guna memastikan kelancaran pelayanan kepada penumpang.

“Aktivasi posko terpadu ini masih menunggu arahan dari InJourney Airports, namun BIZAM Lombok sudah mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan,” ujarnya pada wartawan, Selasa (10/3).

Posko terpadu ini nantinya melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri hingga Balai Monitoring Spektrum. Keterlibatan Balai Monitoring Spektrum sebelumnya juga telah dirasakan saat pengamanan masa libur Natal dan Tahun Baru.

Menurut Julian, keberadaan posko selama 18 hari tersebut akan menjadi pusat pelayanan sekaligus pusat informasi bagi para penumpang selama periode mudik Lebaran.

Masyarakat dapat menyampaikan berbagai keluhan maupun mendapatkan informasi terkait perjalanan udara.

“Posko ini menjadi tempat masyarakat menyampaikan keluhan selama perjalanan, misalnya tiket tertinggal, barang tertinggal, atau ketinggalan pesawat. Yang terpenting, posko ini juga menjadi sentra informasi dan data penerbangan, termasuk informasi cuaca,” jelasnya.

Selama periode arus mudik Lebaran tahun ini, BIZAM memprediksi jumlah penumpang mencapai sekitar 136 ribu orang. Angka tersebut diperkirakan tumbuh sekitar 4,1 persen dibandingkan periode sebelumnya, baik untuk penerbangan domestik maupun internasional.

“Prediksi pertumbuhan ini kami lihat dari tren tiga tahun terakhir yang terus meningkat dengan rata-rata pertumbuhan sekitar 4 persen,” katanya.

Julian menambahkan, puncak arus kedatangan penumpang diperkirakan terjadi pada 17 Maret. Sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 29 Maret.

Sehingga ia memastikan seluruh fasilitas dan layanan di BIZAM telah siap mendukung kelancaran arus mudik. Bahkan, bandara tersebut baru saja menjalani audit kesiapan operasional.

“Belum lama ini kami selesai diaudit terkait kesiapan bandar udara, mulai dari fasilitas, SDM, layanan hingga teknologi. Hasilnya seluruhnya dinyatakan siap,” tegasnya. 

Editor : Kimda Farida
#BIZAM Lombok #pertumbuhan #prediksi #Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026