LombokPost - Upaya memperkuat pendidikan Alquran di tingkat akar rumput terus digencarkan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Lombok Tengah.
Program Sambang TPQ resmi dimulai, Selasa (17/3), dengan titik awal di TPQ Nurul Muhajirin, Kecamatan Praya Tengah. Kegiatan ini akan menyasar 12 kecamatan se-Lombok Tengah.
Program tersebut dipimpin langsung Ketua Harian LPTQ Lombok Tengah, Sabarudin Abdurrahman, bersama tim sekretariat. Suasana pembinaan berlangsung khidmat, diawali lantunan ayat suci Alquran oleh peserta MTQ asal Lombok Tengah yang membangkitkan semangat para santri dan pengajar.
Sabarudin menjelaskan, program Sambang TPQ merupakan langkah strategis dalam melakukan pembinaan, pendataan, sekaligus penguatan kelembagaan TPQ di seluruh wilayah Lombok Tengah.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan pembelajaran Alquran berjalan dengan baik serta memberikan dukungan kepada para pengajar di lapangan,” ujarnya.
Ia menyebutkan, TPQ Nurul Muhajirin menjadi lokasi perdana dengan jumlah santri aktif mencapai 97 orang yang terbagi dalam beberapa jenjang pembelajaran, mulai dari Iqro, Alquran, hingga tahfidz dan tilawah.
Menurutnya, keberadaan TPQ sangat penting tidak hanya sebagai tempat belajar membaca Alquran, tetapi juga sebagai ruang pembinaan karakter generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
“TPQ menjadi alternatif kegiatan positif bagi anak-anak agar tidak terlalu bergantung pada penggunaan gawai,” jelasnya.
Sabarudin juga menekankan pentingnya metode talaqqi dalam mempelajari Alquran, yakni belajar secara langsung kepada guru yang memiliki sanad keilmuan jelas.
“Alquran tidak bisa dipelajari sembarangan. Harus melalui guru. Tidak cukup hanya dari internet tanpa bimbingan,” tegasnya.
Selain pembinaan, LPTQ juga melakukan pendataan kelembagaan TPQ sebagai dasar pengusulan insentif bagi para pengajar. Program ini direncanakan akan disinergikan dengan Dewan Masjid Indonesia Lombok Tengah.
Sebagai bentuk dukungan nyata, pihaknya turut menyalurkan bantuan berupa 10 buku Iqro, 10 mushaf Alquran, serta 75 paket bingkisan pembinaan bagi santri.
“Harapan kami, program ini dapat memperkuat ekosistem pendidikan Alquran dan melahirkan generasi Qurani yang berakhlak mulia di Lombok Tengah,” tandasnya.
Editor : Rury Anjas Andita