Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bupati Imbau Wisata Lebaran di Lombok Tengah Harus Aman dan Nyaman

Lestari Dewi • Kamis, 19 Maret 2026 | 14:15 WIB

Lalu Pathul Bahri
Lalu Pathul Bahri

 

LombokPost—Menjelang libur Lebaran dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mengeluarkan imbauan resmi terkait penyelenggaraan kegiatan wisata yang aman, nyaman, dan menyenangkan.

Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri mengatakan, sebagai langkah antisipasi meningkatnya kunjungan wisatawan selama periode libur panjang pemerintah daerah ingin memastikan aktivitas pariwisata tetap tertib, sekaligus menjaga citra positif destinasi wisata di daerah ini.

Bupati menekankan pentingnya pengendalian jumlah pengunjung sesuai daya tampung destinasi. Pengelola diminta mengatur arus keluar-masuk wisatawan guna mencegah kepadatan berlebih, terutama di lokasi-lokasi favorit seperti pantai, air terjun, dan kolam renang.

"Selain itu, pengawasan di titik rawan juga harus diperketat. Pengelola, kami minta menempatkan petugas serta menyediakan rambu peringatan yang jelas demi mengantisipasi potensi risiko keselamatan," kata bupati, Kamis (19/3).

Dari sisi fasilitas, pengelola diwajibkan menata area parkir secara tertib dan aman, termasuk menyiapkan kantong parkir tambahan jika diperlukan. Akses kendaraan, terutama untuk kondisi darurat, juga harus tetap terjaga.

Kebersihan menjadi perhatian utama. Pengelola diminta menyediakan tempat sampah yang memadai, menambah petugas kebersihan selama masa libur, serta mengajak wisatawan untuk bersama-sama menjaga lingkungan.

Tak hanya itu, informasi terkait tarif, jam operasional, dan aturan di lokasi wisata harus disampaikan secara terbuka dan mudah diakses, baik melalui papan informasi maupun media digital.

Bupati juga mengingatkan pentingnya pelayanan yang ramah dan profesional kepada wisatawan, dengan mengedepankan prinsip Sapta Pesona guna menciptakan pengalaman wisata yang berkesan.

Untuk aspek keselamatan, pengelola diminta menyediakan sarana dasar seperti kotak P3K serta memastikan ketersediaan informasi kontak darurat dan titik kumpul. Koordinasi lintas sektor, mulai dari aparat keamanan, perhubungan, hingga kesehatan, juga harus diperkuat.

Di sisi lain, penetapan tarif diminta tetap wajar dan transparan. Praktik pungutan liar di luar ketentuan ditegaskan tidak boleh terjadi.

Pemerintah daerah juga mengimbau agar pengelola memantau kondisi cuaca dan lingkungan, serta melakukan penyesuaian operasional, termasuk penutupan sementara destinasi jika diperlukan demi keselamatan pengunjung.

Masyarakat dan wisatawan juga dapat memanfaatkan layanan darurat terpadu melalui Call Center 112 yang beroperasi selama 24 jam secara gratis untuk layanan medis, kebakaran, dan kebencanaan.

Bupati turut mengajak wisatawan untuk menyampaikan kesan, saran, maupun keluhan melalui kanal media sosial resmi, guna meningkatkan kualitas layanan pariwisata di Lombok Tengah.

"Imbauan ini diharapkan menjadi perhatian bersama dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, demi terciptanya suasana wisata yang aman, tertib, dan menyenangkan selama libur Lebaran," tegas bupati.

Editor : Redaksi Lombok Post
#Libur Lebaran #Imbau #wisata #aman dan nyaman #Bupati Lombok Tengah